RADAR BOGOR – Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, menorehkan prestasi sebagai juara pertama Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor tahun 2025. Capaian tersebut tak lepas dari konsistensi kelurahan dalam menghadirkan program-program pelayanan berbasis partisipasi warga dan keberlanjutan.
Lurah Cibuluh Cucu Hanapi menjelaskan penilaian Gapura Sri Baduga dilakukan secara komprehensif. Terdapat lebih dari 140 indikator yang dinilai, mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), mulai dari pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perumahan.
“Prosesnya cukup panjang, diawali seleksi di tingkat kecamatan melalui penilaian administrasi dengan mengunggah data ke aplikasi yang disiapkan provinsi, setelah lolos, kami lanjut ke penilaian tingkat kota,” kata Cucu kepada Radar Bogor, Jumat, 19 Desember 2025.
Di tingkat kota, penilaian dilaksanakan melalui tiga tahapan, yakni administrasi, ekspos atau presentasi program, serta rechecking lapangan. Seluruh nilai tersebut kemudian diakumulasikan hingga akhirnya Kelurahan Cibuluh keluar sebagai juara pertama.
Dalam ajang tersebut, Cibuluh mengusung lima program kerja unggulan yang menjadi kekuatan utama pelayanan kepada warga. Program pertama adalah SIMA atau Silaturahmi Bersama, yang berfokus pada penguatan hubungan antara warga, aparatur kelurahan, dan tokoh masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Program kedua adalah kerja bakti bersama, yang mendorong keterlibatan aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, pemberantasan sarang nyamuk, serta kegiatan sosial lainnya.
Ketiga, PETAKU atau Kepedulian Terhadap Warga Tidak Mampu, program ini menyasar warga kurang mampu melalui pendataan berbasis RT, koordinasi dengan lembaga sosial, serta sinergi dengan dinas terkait agar bantuan tepat sasaran.
Keempat, TOHAGA, yakni program pemberdayaan warga melalui penanaman tanaman obat keluarga dan tanaman hias. Selain meningkatkan kemandirian warga, program ini juga bertujuan memperindah lingkungan permukiman.
Kelima, CANTIK atau Cat Lingkungan Tematik dan Edukatif, berupa pengecatan tembok dan gang dengan konsep edukasi dan estetika. Program ini diharapkan mampu menciptakan ruang publik yang nyaman sekaligus bernilai edukatif.
Selain lima program tersebut, Cibuluh juga menonjolkan inovasi unggulan bertajuk Cinta Itu Penting atau Cibuluh Tuntaskan Ikhtiar Penanganan Stunting. Program ini menitikberatkan pada upaya pencegahan stunting melalui intervensi sejak dini.
Beberapa sub kegiatan di dalamnya antara lain Sehat Cantik Pas, yakni edukasi kesehatan bagi remaja dan calon pengantin bekerja sama dengan KUA dan Puskesmas. Kemudian Duta Besti, yang berfokus pada edukasi ibu dan balita agar terhindar dari stunting sejak usia dini.
Ada pula Pemadam Asing, yaitu pemberian makanan pendamping sesuai rekomendasi Puskesmas bagi anak-anak yang berisiko stunting.
“Prinsip kami, pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan, dengan intervensi sejak awal, kami berharap kasus stunting di Cibuluh bisa ditekan,” jelas Cucu.
Ia menambahkan, meski ajang Gapura Sri Baduga telah selesai, seluruh program yang dijalankan akan tetap dilanjutkan, hal ini sebagai bagian dari pelayanan rutin kepada masyarakat.
“Bagi kami, lomba ini bukan tujuan akhir, yang terpenting adalah manfaat program benar-benar dirasakan warga dan berjalan secara berkelanjutan,” tuturnya.
Dengan prestasi tersebut, Kelurahan Cibuluh diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Bogor, khususnya dalam membangun pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat dan kepedulian sosial. (uma)
Editor : Eka Rahmawati