RADAR BOGOR - Unggahan Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di akun Instagram pribadinya mendadak viral dan memantik perbincangan publik.
Dalam unggahan tersebut, Jenal menyoroti penggunaan Lapangan Sempur, Kota Bogor yang disebut-sebut dipakai untuk kegiatan DJ.
Melalui akun Instagramnya, Jenal mempertanyakan izin penggunaan Lapangan Sempur yang menurutnya tidak sesuai dengan tujuan awal pemanfaatan ruang publik tersebut.
Ia juga menyinggung peran Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor terkait kegiatan yang berlangsung di kawasan tersebut.
“Sejak kapan @disperumkimkotabogor mengijinkan sempur untuk DJ dan Dugem ???
Tujuan utama adalah pembinaan para pengamen jalanan, dgn bermain musik alternatif dr kegiatan ngamen..
mhon secepatnya hentikan dan pangil pihak2 terlibat..@disparbudkotabogor@pemkotbogor @satpolpp_kotabogor
@akustikalunalunbogor
Bencana dimana2 hayu segera intropeksi diri..
Saling iggatkan sbelum bencana dan azab datang,” tulis Jenal Mutaqin di akun instagramnya.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet.
Sejumlah netizen menyatakan dukungan terhadap sikap Wakil Wali Kota Bogor tersebut, sementara lainnya ikut mengaitkan dengan isu perizinan tempat hiburan di wilayah Kota Bogor.
Salah satu komentar datang dari akun @kanghajideni yang menulis “@jenalmutaqin_17 setuju pak wakil ,termasuk tempat hiburan ex Bajawa yg dengan melenggangnya opening,”
Komentar tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh Jenal Mutaqin.
“@kanghajideni tu gu bencana datang,”
Komentar lain juga mempertanyakan kebijakan pemerintah daerah terkait maraknya tempat hiburan malam.
“Pak Wali kumaha iyeu.. koq malah jd banyak tempat dugem di izinkan buka. ????,” tulis akun lainnya.
Hingga kini, unggahan tersebut terus menjadi sorotan publik dan memicu diskusi luas di media sosial mengenai pemanfaatan ruang publik serta kebijakan perizinan hiburan di Kota Bogor. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti