Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Profil Juara Dua Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bogor: Kelurahan Tegallega Konsisten Jalankan Inovasi Tanpa Dana APBD

Fikri Rahmat Utama • Senin, 22 Desember 2025 | 12:26 WIB
Kelurahan Tegallega meraih juara 2 Lomba Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bogor.
Kelurahan Tegallega meraih juara 2 Lomba Gapura Sri Baduga Tingkat Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menegaskan posisinya sebagai kelurahan inovatif dengan meraih juara dua dalam Anugerah Gapura Sri Baduga tingkat Kota Bogor 2025.

Prestasi ini menegaskan rekam jejak inovasi pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Tegallega yang telah dijalankan secara konsisten, tanpa bergantung pada dana APBD.

Lurah Tegallega, Hardi Suhardiman, menjelaskan langkah menuju tingkat kota berawal dari kemenangan Tegallega sebagai juara pertama di tingkat Kecamatan Bogor Tengah. Dari sini mereka akhirnya bisa melangkah hingga menjadi juara dua tingkat kota.

"Awalnya, Kelurahan Tegallega menjadi juara di tingkat kecamatan. Setelah itu kami mewakili kecamatan untuk dilombakan lagi di tingkat kota,” katanya.

Proses penilaian berlangsung sejak Juli hingga September 2025, mencakup seleksi administrasi, ekspos program di hadapan juri, dan peninjauan langsung ke lapangan.

Enam kelurahan bersaing memperebutkan posisi tiga besar di tingkat kota, dengan hasil akhir Cibuluh meraih juara pertama, Tegallega juara kedua, dan Lawang Gintung juara ketiga.

Hardi menegaskan lomba ini tidak semata menilai kebersihan lingkungan, melainkan juga kelengkapan administrasi, keberlanjutan program, dan dampak nyata dari inovasi yang dijalankan.

“Kaitannya dengan kinerja kelurahan; sejauh mana kelurahan berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Dalam ajang ini, Tegallega menampilkan empat inovasi utama dari RW berbeda, semuanya merupakan program yang telah berjalan lama dan memberi dampak nyata:

Pertama di RW 01 memiliki Kampung Literasi Mandiri Sampah (KLMS). Ini adalah pengelolaan sampah yang melibatkan mantan anak punk sebagai petugas.

KLMS kini menjadi program inovasi nasional dan direncanakan sebagai proyek percontohan.

Kedua di RW 02 dengan Kelompok Tani Dewasa (KTD) SEHATE. Program ini memanfaatkan lahan tidak produktif menjadi kebun produktif, dengan hasil panen dibagikan ke warga, terutama untuk penanganan stunting.

Ketiga berada di RW 07 dengan program Bank Sampah. Program ini dikelola ibu-ibu rumah tangga. Bahkan telah mendorong sekitar 130 warga “graduasi mandiri” dari penerima bantuan sosial melalui pendapatan tambahan.

Keempat yaitu du RW 09 dengan Sistem Keamanan Berbasis Teknologi. Di tempat ini dipasang Wi-Fi swadaya dan 11 CCTV lengkap dengan pengeras suara. Teknologi ini berhasil menurunkan angka kriminalitas secara signifikan sejak 2020.

“Semua program ini lama, bukan program dadakan untuk lomba. Kelurahan hanya memfasilitasi dan membuatkan SK, sementara inovasinya murni dari masyarakat,” tegas Hardi.

Dengan 19.505 jiwa dan 6.310 kepala keluarga di lahan seluas 160,6 hektare, Tegallega menghadapi tantangan kepadatan penduduk yang tinggi. Namun hak itu tidak membuat mereka pupus dalam berinovasi.

“Kami tidak mungkin membuat program yang butuh lahan luas. Jadi kami maksimalkan lahan sempit untuk program yang manfaatnya besar,” tambah Hardi.

Ke depan, Tegallega tengah mengembangkan inovasi baru, termasuk program PAREDI (Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital) bersama PKK, sosialisasi pencegahan pernikahan anak, serta program Tolak Pemakaian Narkoba bekerja sama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Seluruh kegiatan berjalan tanpa dana APBD, sepenuhnya melalui swadaya masyarakat dan kemitraan dengan berbagai pihak.

Program-program seperti KLMS didukung PDAM dan Kemendikbudristek, KTD dan Bank Sampah bahkan sudah mendapat pengakuan pihak luar.

Dengan torehan juara dua tingkat kota dan inovasi yang terus berkembang, Tegallega memperkuat posisinya sebagai kelurahan yang aktif mendorong partisipasi warga serta inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi contoh bagi kelurahan lain di Kota Bogor. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Tegallega #Anugerah Gapura Sri Baduga