Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Konser Amal di Taman Ekspresi, Warga Kota Bogor Berdonasi Seikhlasnya untuk Sumatera

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 27 Desember 2025 | 11:21 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat tampil pada konser amal untuk Sumatera yang digelar musisi jalanan di Taman Ekspresi.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim saat tampil pada konser amal untuk Sumatera yang digelar musisi jalanan di Taman Ekspresi.

RADAR BOGOR – Alunan musik jalanan berpadu dengan aktivitas potong rambut mewarnai suasana Taman Ekspresi, Sempur, Kota Bogor Sabtu 27 Desember 2025.

Melalui aktivitas di Taman Ekspresi tersebut, warga Kota Bogor diajak berdonasi secara seikhlasnya untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.

Kegiatan penggalangan dana ini melibatkan komunitas musisi jalanan, barber, serta masyarakat umum yang memadati area Taman Ekspresi sejak pagi hingga siang hari.

Selain menikmati hiburan musik, warga juga dapat memanfaatkan layanan cukur rambut dengan sistem donasi sukarela.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan kegiatan penggalangan donasi tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat dan komunitas seni yang selama ini aktif memanfaatkan ruang publik Kota Bogor secara positif.

“Melalui konser amal yang diinisiasi oleh komunitas seniman, kami membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berkontribusi namun sebelumnya belum sempat atau tidak tahu caranya,” ujar Dedie.

Ia menjelaskan, konser amal tersebut merupakan inisiatif komunitas bersama Wakil Wali Kota Bogor sebagai bagian dari upaya mendorong kepedulian sosial masyarakat. Dedie menegaskan, tidak ada target khusus dalam pengumpulan donasi.

“Harapannya, langkah ini dapat menambah jumlah bantuan yang terkumpul sebagai bentuk kepedulian kita kepada saudara-saudara di Sumatera. Terkait target donasi, kami tidak mematok angka tertentu, semuanya dikumpulkan secara seikhlasnya dari masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan kegiatan tersebut berangkat dari keinginan komunitas untuk melakukan aksi sosial.

Dari situ muncul ide dikolaborasikan dengan pemerintah agar lebih terorganisir dan berdampak luas.

“Setelah audiensi dengan komunitas Barberhood dua hari lalu, kita padukan konsep cukur rambut sambil mendengarkan musik,” kata Jenal.

Menurutnya, seluruh pengisi acara dalam konser amal tersebut merupakan musisi jalanan binaan Pemkot Bogor.

Sekitar 20 grup musisi turut ambil bagian dan difasilitasi dengan delapan set alat musik yang disediakan panitia.

Jenal juga menuturkan, pelaksanaan kegiatan dibatasi hingga pukul 14.00 WIB. Sebab adanya penyesuaian kegiatan di momentum perayaan Natal dan Tahun Baru demi menjaga ketertiban dan kenyamanan warga sekitar.

“Mengingat saat ini momentum Natal dan Tahun Baru, kegiatan pengumpulan massa dibatasi berdasarkan kesepakatan Pemkot dan Forkopimda. Oleh karena itu, durasi acara hanya sampai jam dua siang,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bogor akan melakukan penataan kembali terkait penggunaan Taman Ekspresi sebagai ruang publik, terutama dalam pengaturan durasi kegiatan.

“Mengingat Taman Ekspresi berada di lingkungan pemukiman, aktivitas maksimal nantinya kami arahkan selesai pada pukul tujuh atau delapan malam. Ini demi kenyamanan warga sekitar,” kata Jenal.

Lebih lanjut, dia pun mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Barberhood, pengelola Taman Ekspresi, hingga komunitas musisi jalanan.

Ia berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini, berapapun nilainya, dapat bermanfaat dan membuktikan bahwa warga Bogor memiliki empati yang tinggi terhadap bencana alam,” pungkasnya. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #taman ekspresi #musik jalanan