RADAR BOGOR - Jalur pedestrian di Jalan Jalak Harupat Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor mengalami kerusakan. Keramik di area tersebut tampak banyak yang mengelupas.
Berdasarkan pantauan, titik pedestrian yang rusak berada 50 meter sebelum lampu merah Lippo Plaza Kebon Raya. Kondisi keramik bahkan ada yang sudah amblas.
Kerusakan jalur pedestrian dinilai sangat berbahaya. Apalagi Jalan Jalak Harupat sendiri aktif digunakan oleh masyarakat untuk berolahraga.
“Iya ini bahaya banget, apalagi kan area ini sering digunakan warga untuk berolahraga, jadi boleh dibilang aktif,” kata Ahmad warga Panaragan saat ditemui di lokasi.
Kerusakan pedestrian Jalak Harupat juga nampak pada sisi Guiding Block atau ubin pemandu. Fasilitas tersebut semula berfungsi untuk pejalan kaki penyandang disabilitas.
“Yang warna kuning-kuning ini kan berfungsi buat warga yang suka pakai tongkat, jadi kalau rusak ginikan berbahaya buat mereka,” jelas Ahmad.
Sementara itu Dinas PUPR Kota Bogor berjanji akan segera melakukan perbaikan di area pedestrian yang rusak. Bagi mereka, kenyamanan pejalan kaki, jadi prioritas utama.
“Siap hari Senin kami akan segera perbaiki,” kata Kabid Pemeliharaan dan Kebinamargaan PUPR Kota Bogor, Agus Sobari saat dikonfirmasi, Minggu 28 Desember 2025.
Diinformasikan sebelumnya, Jalan Jalak Harupat sendiri masuk ke dalam 11 proyek pebaikan pedestrian. Hanya belum dilakukan secara menyeluruh.
Saat itu perbaikan dimulai dari kawasan Denpom hingga ke Jalan Salak. Sementara area pedestrian di dekat lampu merah Lippo Plaza belum tersentuh.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih mengatakan proyek pedestrian bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi para pejalan kaki.
“Kita kan kota yang ramah pejalan kaki. Maka fasilitas pedestriannya juga harus bagus dan memadai, sehingga mereka semua bisa nyaman,” jelas Esti beberapa waktu lalu. (bay)
Editor : Yosep Awaludin