RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan apresiasi kepada para perempuan inspiratif yang selama ini berkontribusi nyata dalam berbagai sektor pembangunan.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Apel Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 tingkat Kota Bogor yang digelar di Plaza Balai Kota Bogor, Jalan Ir. H. Juanda, Senin 29 Desember 2025.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bogor, Rakhmawati, mengatakan apel tersebut merupakan puncak rangkaian Peringatan Hari Ibu tingkat Kota Bogor.
Mereka pun melibatkan berbagai organisasi perempuan serta tokoh pemberdayaan perempuan dari beragam bidang.
“Melalui kegiatan ini, kami memberikan penghargaan kepada perempuan-perempuan yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi Kota Bogor," jelasnya.
Ia menjelaskan, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan dan pengakuan atas peran perempuan yang turut mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, peringatan Hari Ibu juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan semangat pemberdayaan perempuan agar semakin berdaya dan mandiri.
"Banyak dari mereka yang selama ini berperan di balik layar dalam berbagai bidang. Mulai dari ekonomi, sosial, olahraga, kesehatan, hingga sektor profesional lainnya,” ujar Rakhmawati.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin menegaskan Peringatan Hari Ibu harus dimaknai lebih jauh dari sekedar kegiatan seremonial.
Acara ini adalah pengingat akan besarnya peran seorang ibu dan perempuan dalam kehidupan keluarga serta masyarakat.
“Apel Peringatan Hari Ibu ini menjadi momentum yang sangat penting dan bukan sekadar kegiatan seremonial. Peringatan ini mengingatkan kita betapa pentingnya peran seorang ibu dalam kehidupan,” katanya.
Ia menuturkan ibu merupakan pendidik pertama dan utama dalam keluarga. Sebab ibu yang paling awal menanamkan nilai moral, etika, budi pekerti, serta kasih sayang kepada anak-anak sebagai generasi penerus.
“Di dalam keluarga, ibu adalah teladan. Dari ibu anak-anak belajar jujur, peduli, empati, disiplin, dan kasih sayang. Karena itu, menghormati dan mencintai ibu tidak cukup dilakukan hanya pada Hari Ibu, tetapi harus diwujudkan setiap hari,” jelasnya.
Jenal Mutaqin juga menyoroti peran perempuan masa kini yang dituntut untuk tangguh dan mampu menjalani peran ganda, baik dalam keluarga maupun dalam kontribusi sosial dan pembangunan.
Hal tersebut dinilainya sebagai bukti kapasitas dan ketangguhan perempuan dalam mendorong kemajuan Kota Bogor.
“Banyak perempuan yang mengurus rumah tangga sekaligus aktif berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. Untuk itu, Hari Ibu harus menjadi pengingat untuk terus memperkuat kesetaraan dan pemberdayaan perempuan,” pungkasnya.
Dalam apel tersebut, Jenal Mutaqin turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perempuan inspiratif sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi nyata bagi daerah. (uma)
Editor : Alpin.