RADAR BOGOR - Pengamanan perayaan tahun baru di Kota Bogor diperketat. Ada empat titik yang menjadi fokus aparat kepolisian dalam melakukan pengamanan.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo mengatakan empat titik tersebut sangat krusial. Mayoritas warga Kota Bogor kerap mengunjungi lokasi itu, khususnya saat perayaan tahun baru.
“Yang pertama ada di Tugu Kujang, kedua di Air Mancur, ketiga di Alun Alun Kota Bogor. Dan keempat di Lapangan Sempur itu yang akan menajdi titik perhatian saat tahun baru,” jelas Eko.
Warga Kota Bogor diminta untuk merayakan tahun baru dengan sederhana. Polisi melarang keras agar mereka tidak mengkonsumsi minum-minuman keras.
“Karena memang sumber dari segala sumber penyakit yang ada di masyarakat Kota Bogor ini akibat adanya minuman keras,” jelas Eko pada awak media, Selasa 30 Desember 2025.
Untuk itu, Eko menegaskan pihaknya sangat konsen atas praktik tersebut. Selama menjabat sebagai Kapolresta Bogor Kota sudah tiga kali pemusnahan miras dilakukan.
“Mangkannya kami setiap hari juga rutin melakukan operasi miras, tidak hanya saat tahun baru. Selama saya di sini sudah tiga kali melakukan pemusanahan,” tegasnya.
Rekayasa lalu lintas juga akan dilaksanakan. Langkah ini bukan tanpa alasan. Sepanjang libur akhir tahun, volume kendaraan yang masuk ke Kota Bogor meningkat 60 persen.
“Apabila di arus dalam kota sudah padat kita akan alihkan. Kami juga akan melakukan pembatasan kendaraan yang masuk ke Kota Bogor,” terang Eko.
Kendaraan bak terbuka yang nekat masuk ke Kota Bogor akan ditindak tegas. Polisi bakal segera memutar balikan kendaraan tersebut ke lokasi awal.
Polisi juga sudah membuat tiga ring untuk melakukan pemantauan saat tahun baru. Ring satu berada di, Simpang Baranangsiang, Simpang Tugu Kujang, dan Simpang Air Mancur.
Ring dua berada di area Simpang Ekalokasari, Simpang BNR, Pancasan Gunung Batu dan Semplak. Sementara ring ketiga berada di wilayah perbatasan.
“Seperti, Simpang Ciawi, Bubulak Bogor dan Yasmin. Patuhi arahan lalu lintas yang ada si lapangan nantinya dan jaga toleransi sehingga tahun baru dapat dirasakan dengan semuanya,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin