Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dukung Pembangunan Museum Pajajaran di Batutulis Kota Bogor, Pemprov Jabar Siapkan Rp16 Miliar 

Fikri Rahmat Utama • Rabu, 31 Desember 2025 | 13:33 WIB
Peresmian rehabilitasi cungkup Prasasti Batutulis oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Pembangunan Museum Pajajaran juga mendapat dukungan
Peresmian rehabilitasi cungkup Prasasti Batutulis oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon. Pembangunan Museum Pajajaran juga mendapat dukungan

RADAR BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran Rp16 miliar untuk mendukung pembangunan Museum Pajajaran di kawasan Bumi Ageung Batutulis, Kota Bogor.

Dukungan pembangunan Museum Pajajaran ini sebagai komitmen Pemprov Jabar dalam pelestarian sejarah sekaligus penguatan ekosistem kebudayaan dan ekonomi kreatif berbasis warisan Sunda.

Komitmen dukungan pembangunan Museum Pajajaran itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman saat menghadiri peresmian rehabilitasi cungkup Prasasti Batutulis oleh Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Rabu 31 Desember 2025.

Rehabilitasi ini sekaligus menandai dimulainya integrasi kawasan Prasasti Batutulis dengan Bumi Ageung Batutulis sebagai bagian dari pengembangan Museum Pajajaran.

Herman Suryatman menegaskan dukungan penuh Pemprov Jabar terhadap pengembangan Museum Pajajaran di Bogor.

Dukungan tersebut diberikan atas arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), termasuk dengan menurunkan tim khusus untuk menyusun perencanaan museum.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mewakili Bapak Gubernur Dedi Mulyadi, memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Bapak Menteri," ujarnya.

"Kami telah menurunkan tim untuk menyusun perencanaan Museum Pajajaran dengan estimasi anggaran sekitar Rp16 miliar,” kata Herman.

Ia menambahkan, Pemprov Jabar akan berkolaborasi secara intens dengan Pemerintah Kota Bogor dalam merealisasikan pembangunan museum tersebut.

Menurutnya, pengembangan kawasan Batutulis bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi peradaban jangka panjang.

“Ini bukan urusan biasa, melainkan langkah luar biasa demi masa depan anak cucu kita dengan mengambil spirit dari para leluhur. Kami juga berterima kasih kepada Pak Menteri yang telah memulai revitalisasi dan integrasi kawasan Batutulis ini,” tambahnya.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menjelaskan, revitalisasi yang dikerjakan selama dua bulan bertujuan untuk meruntuhkan sekat-sekat fisik yang selama ini memisahkan situs prasasti dengan area pengembangan museum.

“Kita harapkan ini menjadi satu ekosistem yang utuh. Ada museum, ada situs asli, dan ke depan akan dibangun amphitheater. Kawasan ini akan menjadi kantong budaya, tempat berekspresi seni, hingga ruang workshop bagi generasi muda,” ujar Fadli.

Ia menambahkan, aspek perlindungan teknis juga menjadi perhatian utama. Mengingat usia Prasasti Batutulis yang rentan, kini dipasang pelindung kaca khusus untuk mencegah kerusakan akibat sentuhan langsung atau praktik penyiraman minyak yang kerap dilakukan pengunjung.

“Situs tetap visible, masyarakat bisa melihat dengan sangat jelas, namun keamanannya terjamin,” imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyambut optimis sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

Menurutnya, pengembangan Museum Pajajaran harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Ia menargetkan kawasan ini memiliki nilai Intellectual Property (IP) yang kuat agar mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Berbagai fasilitas penunjang pun direncanakan, mulai dari kafe kuliner hingga gerai suvenir khas Pajajaran.

“Ini peluang emas bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kota Bogor. Masyarakat bisa belajar sejarah sekaligus merasakan manfaat ekonominya,” kata Dedie.

Ke depan, Pemkot Bogor, Pemprov Jabar, dan Kementerian Kebudayaan akan terlibat aktif dalam perencanaan penataan ruang dan bangunan Museum Pajajaran.

Mulai dari tata pamer, penyusunan storyline, hingga konsep pengalaman pengunjung, agar atmosfer kejayaan masa lalu Kerajaan Pajajaran benar-benar terasa. (uma)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Museum Pajajaran #Batutulis