Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mengenal Sosok Ruqoyah, Perempuan Tangguh Dibalik Kesuksesan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 31 Desember 2025 | 14:04 WIB
Ruqoyah ibu Wakil Wali Kota Bogor saat berbincang di kediamannya
Ruqoyah ibu Wakil Wali Kota Bogor saat berbincang di kediamannya

RADAR BOGOR - Ruqoyah nama yang asing telinga. Sosoknya nyaris tak pernah tampil di layar kaca.

Namun, Ruqoyah memiliki peran penting. Dari rahimnya, lahir pria yang kini menjabat Wakil Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin.

Ruqoyah lahir pada tahun 1962. Dirinya anak kelima dari 7 bersaudara. Ruqoyah bukan berasal dari keluarga kaya. Profesinya juga hanya sebagai seorang pedagang. Sementara suaminya petani.

Kawasan Pasar Bogor tak pernah absen ia sambangi. Saban hari dirinya rutin berkunjung. Seluruh kebutuhan dagang bersumber dari pusat perbelanjaaan bersejarah itu.

"Jam 05.00 WIB itu sudah ada di Pasar Bogor. Kadang-kadang dianterin pa Wakil sebelum dia kerja sebagai satpam," jelas Ruqoyah saat ditemui Radar Bogor di kediamannya, Rabu 31 Desember 2025.

Kepribadiannya yang ramah, membuat warungnya selalu diburu. Keluhan dari masyarakat, bukan hal asing di telinganya. Namun, saat itu Ruqoyah juga tak bisa berbuat banyak.

"Karena keluhannya juga sama, soal ekonomi. Saya 20 tahun sebagai seorang pedagang. Dulu warung ada di Baranagsiang. Saya juga suka buka cathering," ujar Ruqoyah.

Ruqoyah menaruh harapan banyak kepada anak bungsunya, Jenal Mutaqin. Keluhan keluhan yang dulu sering di dengarnya diharap mampu diubah oleh tangan dingin putranya. Namun Jenal kecil dikenal sebagai anak manja.

Sehingga, harapan tersebut nyaris pupus. Sejak kecil, Jenal tak pernah lepas dari punggung Ruqoyah. Setiap langkahnya, selau ada Jenal di sampingnya.

"Dia itu manja. Sampai ada anak SMA yang bilang untuk ditaro dulu anaknya karena selalu ibu gendong, itu pa Wakil waktu TK," terang Ruqoyah.

Sampai Jenal tumbuh dewasa, peran pun berganti. Kali ini Ruqoyah yang selalu berada di samping Jenal. Meski sibuk dengan aktifitas di warung, Ruqoyah selalu memperhatikan pergaulan anaknya.

Jenal muda tidak boleh pulang ke rumah hingga larut malam. Pukul 21.00 WIB Jenal sudah harus tiba di kamarnya. Minum-minuman keras, jadi hal yang selalu diwanti-wantinya.

"Kalau bantu bantu di warung mah dia ga mau sama sekali. Dia itu anak manja. Kakanya juga pada iri. Anak emas gitu, paling tadi, dia anter ibu ke pasar buat belanja dagangan aja," ucap Ruqoyah.

Jenal disebut Ruqoyah sempat ngeluh dengan kehidupannya. Sebab saat itu ia hanya berprofesi sebagai petugas keamanan di salah satu mal yang ada di Kota Bogor.

Mendengar setiap keluhan anaknya, air mata Ruqoyah langsung mengalir deras. Setiap hari Jenal disebutnya hanya mampu membawa pulang uang senilai Rp30 ribu. Padahal resikonya cukup besar.

"Dulu kan dia jadi satpam sedihnya bukan kepalang. Kalau hujan kehujanan sepatu basah. Ngeri liat anak begitu. Mangkannya ibu ga pernah ngoprek gajih dia sama sekali," ujarnya.

Namun tangannya tak pernah berhenti berharap. Setiap melaksanakan dua rokaat, nama Jenal selalu disebut. Harapnya tidak banyak. Hanya ingin melihat anaknya mampu mengubah hidup orang banyak.

Pada tahun 2009 doanya perlahan dikabul. Si anak manja itu terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bogor. Namun ini juga tak mudah. Ruqoyah ikut turun langsung dalam perjuangan Jenal.

"Dia tadinya malah tidak mau. Cuma bapanya yang nyuruh. Akhirnya karena harapannya tadi bisa menolong orang banyak maka saya juga ikut membujuk Jenal," beber Ruqoyah.

Dari stiulah kehidupan mereka mulai berubah. Tahun demi tahun Jenal tak pernah absen dicoblos saat pemilihan wakil rakay berlangsung. Bahkan mampu bertahan hingga tiga periode.

Pada tahun 2024 silam, tuhan kembali membuka jalan. Nama Jenal masuk ke dalam bursa calon pemimpin Kota Bogor. Doa dari Ruqoyah masih sama, tidak berubah sama sekali.

"Alhamdulillah dia kepilih jadi Wakil Wali Kota Bogor. Ibu sama sekali tidak nyangka, anak manja ini bisa jadi pejabat. Dulu memang ibu sempat mimpi kalau Jenal dikasih sendal oleh pa Prabowo," terangnya.

Sekarang diksi doa yang dipanjatkan sedikit berubah. Ruqoyah selalu mengatakan kepada tuhan, agar anak bungsunya jadi pemimpin yang amanah dan sayang dengan seluruh masyarakat kecil.

"Mudah-mudahan panjang umur, tetap sayang ibu, sayang keluarganya dan sayang anak yatim. Jadi pemimpin yang amanah. Doa ibu selalu menyertaimu," pungkasnya. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#Wakil Wali Kota Bogor #Jenal Mutaqin #Ruqoyah