RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Kegiatan Pemerintah Kota Bogor Tahun Anggaran 2025 di Tirta Ballroom Hotel 101, Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Selasa 30 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memetakan capaian, mengevaluasi kekurangan, serta menyelaraskan program pembangunan ke depan.
Rakor tersebut dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi, Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil, serta jajaran perangkat daerah.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi kinerja seluruh perangkat daerah sepanjang 2025.
Namun, ia menegaskan evaluasi menyeluruh tetap diperlukan sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pencapaian kita ada yang baik, sedang, dan sangat baik. Tapi terlepas dari itu, ini semua merupakan bentuk upaya bapak ibu dalam mencapai visi dan misi Bogor Beres, Bogor Maju,” ungkapnya.
Dedie menekankan seluruh program yang telah dijalankan selama 2025 harus menjadi pembelajaran untuk menghadapi tahun berikutnya.
Ia menyebut, Pemkot Bogor telah menyiapkan sejumlah inovasi pembangunan pada 2026, salah satunya pengembangan moda transportasi trem perkotaan.
“Apa yang telah dikerjakan selama 2025 harus menjadi pembelajaran untuk terus meningkatkan pelayanan kepada publik di tahun 2026,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi menjelaskan rakor ini juga membahas aspek teknis dan administratif, khususnya penyelesaian kegiatan akhir tahun serta persiapan penganggaran.
“Hal-hal yang dibahas terkait teknis maupun administratif, terutama penyelesaian pembayaran dan proses updating penganggaran,” ungkap Denny.
Ia menambahkan, Pemkot Bogor menargetkan finalisasi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dapat disahkan pada awal tahun 2026.
Namun, kondisi fiskal menjadi tantangan tersendiri dalam penyusunan kebijakan anggaran.
“Mudah-mudahan DPA bisa disahkan tanggal 2 Januari. Tahun 2025 dan 2026 kondisinya tidak mudah, karena adanya instruksi efisiensi serta penurunan di tahun berikutnya,” katanya.
Meski demikian, Denny menyebut realisasi anggaran pendapatan Kota Bogor tahun 2025 mencapai 93,75 persen.
Capaian tersebut dinilai mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah. “Alhamdulillah semuanya supporting untuk menyukseskan visi misi Wali Kota,” tuturnya.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil turut mengapresiasi pelaksanaan rakor evaluasi tersebut.
Menurutnya, forum ini penting sebagai sarana mengukur kinerja dan merumuskan langkah perbaikan di masa mendatang.
“Saya sangat mengapresiasi forum ini karena menghadirkan evaluasi yang cukup serius. Mudah-mudahan apa yang bisa kita ukur hari ini bisa kita perbaiki di masa yang akan datang,” ujarnya.
Ia menegaskan DPRD Kota Bogor akan terus mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam aspek penganggaran.
“Tentu semangatnya adalah mengawal program wali kota dan wakil wali kota, dan bagian dari anggaran tentunya memerlukan dukungan dari kami,” pungkasnya.(uma)
Editor : Alpin.