Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alun-Alun Kota Bogor Ramai Wisatawan, Penataan PKL Masih Jadi PR

Fikri Rahmat Utama • Jumat, 2 Januari 2026 | 19:05 WIB
Keramaian di Alun-Alun Kota Bogor mengundang keberadaan PKL di trotoar dan badan jalan.
Keramaian di Alun-Alun Kota Bogor mengundang keberadaan PKL di trotoar dan badan jalan.

RADAR BOGOR – Alun-Alun Kota Bogor ramai dikunjungi wisatawan seiring masih berlangsungnya libur awal tahun, pada Jumat 2 Januari 2026.

Pengunjung datang dari berbagai daerah, termasuk Jakarta, untuk menikmati ruang terbuka publik di pusat kota tersebut.

Salah seorang wisatawan asal Jakarta, Muhammad Aziz, menilai suasana Alun-Alun Kota Bogor kini jauh lebih bersih dan tertata dibandingkan beberapa tahun lalu.

Dia mengapresiasi upaya pemerintah dalam menata kawasan tersebut sebagai ruang publik yang nyaman bagi warga dan wisatawan.

“Saya melihat suasana di sini cukup ramai. Tempat wisata di Bogor sekarang lebih bersih dan tertata dibandingkan dulu yang pernah saya kunjungi,” ujarnya.

Namun demikian, Aziz menyoroti masih adanya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan trotoar.

Menurutnya, kondisi tersebut kurang sesuai karena dapat mengganggu ketertiban umum dan lalu lintas kendaraan.

“Soal pedagang yang berjualan di bahu-bahu jalan, menurut saya kurang cocok. Mereka seharusnya ditata agar lebih rapi dan ditempatkan di lokasi khusus, supaya tidak mengganggu pengguna jalan dan pejalan kaki,” katanya.

Hal senada disampaikan Ali Fikri (20), pengunjung yang datang pada siang hari dan baru pertama kali mengunjungi Alun-Alun Kota Bogor.

Dia menilai keramaian dipicu oleh momentum libur akhir pekan dan libur tahun baru, yang membuat Bogor menjadi alternatif wisata bagi warga luar daerah.

“Suasananya lumayan ramai karena masih libur. Bagi yang dari Jakarta mungkin sudah bosan, bisa datang ke Bogor untuk menikmati suasana dan kuliner,” ucapnya.

Ali juga menekankan pentingnya fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki, terutama bagi penyandang disabilitas.

Ia menyebut masih ditemukannya PKL yang berjualan di atas trotoar, termasuk di jalur berpola garis kuning yang diperuntukkan bagi tunanetra.

“Trotoar itu khusus untuk pejalan kaki. Apalagi ada jalur disabilitas. Saya harap pemerintah bisa lebih merapikan dan membersihkan area tersebut, karena masih terlihat berantakan dan belum tertata dengan baik,” tuturnya.

Meski demikian, pengunjung menilai kondisi fisik trotoar di kawasan Alun-Alun Kota Bogor cukup baik.

Aziz menyebut permukaan trotoar tidak licin meskipun dalam kondisi hujan, sehingga relatif aman digunakan.

Menanggapi sorotan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Bogor, Pupung, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi permasalahan di lapangan, termasuk terkait keberadaan PKL di kawasan Alun-Alun Kota Bogor.

“Saat ini kami sedang menginventarisasi permasalahan dan memaksimalkan penugasan personel di lapangan. Nanti akan dilakukan evaluasi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat 2 Januari 2026.

Ia menegaskan, kebijakan penataan akan dilakukan secara bertahap. Hal-hal yang sudah berjalan dengan baik akan dipertahankan, sementara kekurangan akan menjadi bahan perbaikan ke depan.

“Yang sudah berjalan baik akan dipertahankan, dan yang masih kurang akan kami perbaiki,” kata Pupung.

Keramaian di Alun-Alun Kota Bogor diperkirakan masih akan berlangsung selama masa libur awal tahun.

Pemerintah daerah diharapkan dapat terus menjaga kebersihan kawasan sekaligus menertibkan PKL agar fungsi ruang publik tetap terjaga dan kenyamanan pengunjung tidak terganggu. (uma)

Editor : Alpin.
#wisatawan #pkl #Alun-alun Kota Bogor