Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Halte Latika KPPN Jadi Panggung Jazz, Road Show Jazz Hujan Sapa Warga Kota Bogor

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 3 Januari 2026 | 13:45 WIB
Peresmian Halte Latika-KPPN yang dirangkaikan dengan mini konser Jazz Hujan.
Peresmian Halte Latika-KPPN yang dirangkaikan dengan mini konser Jazz Hujan.

RADAR BOGOR – Rangkaian Road Show Jazz Hujan kembali menyapa warga Kota Bogor dengan konsep music on the street bertajuk intimate jazz concert.

Kali ini, panggung musik jazz digelar di Halte Biskita Latika, di depan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Bogor, Sabtu 3 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju konser puncak Big Bang Jazz Hujan Kota Bogor 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026.

Berbeda dari rangkaian sebelumnya yang digelar di pusat perbelanjaan dan kafe, road show kali ini sengaja dihadirkan di ruang publik agar lebih dekat dengan masyarakat.

Ketua Penyelenggara Jazz Hujan, Dinna Fajrina, mengatakan pemilihan lokasi halte pedestrian tersebut bukan tanpa alasan. Halte yang digunakan merupakan fasilitas umum yang telah direvitalisasi oleh Latika sebagai salah satu sponsor utama Jazz Hujan.

“Road show kali ini kami buat on the street, di halte depan KPPN Kota Bogor. Kebetulan halte ini memang sudah direvitalisasi oleh Latika sebagai sponsor utama Jazz Hujan, jadi momennya sangat pas,” kata Dinna saat ditemui di lokasi kegiatan.

Melalui konsep music on the street, panitia ingin menghadirkan suasana baru bagi warga yang sedang beraktivitas di kawasan pedestrian. Mulai dari yang berolahraga maupun sekadar menikmati ruang publik.

“Harapannya, warga Bogor yang sedang menikmati pedestrian bisa ikut terlibat dalam aktivitas yang kami siapkan dan menikmati musik jazz secara santai,” ujarnya.

Dinna menambahkan, road show ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penikmat jazz di Kota Bogor.

Ini sejalan dengan tujuan inisiatornya, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dan istrinya Yantie Rachim agar masyarakat dapat menikmati beragam warna musik.

“Menuju Big Bang Jazz Hujan 31 Januari, kami ingin semakin banyak warga Bogor yang ikut menikmati jazz. Ini sesuai dengan harapan Pak Wali Kota, bahwa warga Bogor perlu dikenalkan dengan warna musik yang beragam,” jelasnya.

Usai pelaksanaan road show di halte pedestrian tersebut, panitia akan mulai memfokuskan persiapan pada konser puncak.

Meski demikian, Dinna tidak menutup kemungkinan adanya kembali konsep music on the street dengan format yang lebih santai.

“Setelah ini kami fokus ke acara puncak. Kalau pun ada kegiatan lanjutan, kemungkinan besar konsepnya tetap santai seperti music on the street,” tambahnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #konser #Jazz Hujan