RADAR BOGOR – Alunan musik akustik dan aktivitas cukur rambut menarik perhatian pengunjung Alun-Alun Kota Bogor, Sabtu, 3 Januari 2026. Di balik suasana tersebut, komunitas musisi jalanan, Bogor Barberhood, dan Pemkot Bogor tengah menggalang donasi bagi korban bencana alam di sejumlah wilayah Pulau Sumatera.
Penggalangan dana dilakukan melalui konser musik jalanan serta layanan cukur rambut dengan sistem bayar seikhlasnya. Dari kegiatan yang berlangsung sekitar tiga jam itu, donasi yang terkumpul mencapai sekitar Rp3 juta.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan dana tersebut akan digabungkan dengan hasil penggalangan sebelumnya di Taman Ekspresi Sempur. Secara keseluruhan, donasi yang berhasil dihimpun dari dua kegiatan tersebut mencapai Rp10,5 juta.
Sebelumnya, kegiatan serupa yang digelar di Taman Ekspresi Sempur mengumpulkan donasi sebesar Rp8,5 juta dari masyarakat.
“Yang hari ini sekitar Rp3 juta nanti akan disatukan dengan donasi sebelumnya dan disalurkan kepada warga terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya,” kata Jenal di sela kegiatan.
Ia menilai aksi sosial tersebut mencerminkan kepedulian komunitas kreatif terhadap isu kemanusiaan. Menurutnya, kolaborasi musisi jalanan dan komunitas barber mampu menggerakkan partisipasi masyarakat di ruang publik.
Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bogor dan disaksikan warga yang hilir mudik di kawasan Alun-Alun. Meski sempat diguyur hujan, aktivitas tetap berlangsung dan mendapat respons positif dari masyarakat.
Perwakilan Bogor Barberhood, Ibai, menyebut antusiasme warga cukup tinggi, terutama terhadap konsep cukur rambut seikhlasnya yang dipadukan dengan konser musik jalanan.
“Walaupun hujan, alhamdulillah ramai semua hasilnya akan disalurkan untuk bantuan kemanusiaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Firdaus, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan sejumlah musisi jalanan yang biasa tampil di ruang publik Kota Bogor.
Menurutnya, aksi sosial semacam ini tidak hanya menjadi sarana penggalangan dana, tetapi juga menunjukkan fungsi ruang publik sebagai tempat bertemunya ekspresi seni dan kepedulian sosial.
"Masyarakat silakan berpartisipasi dengan mendonasikan sebagian rezekinya untuk saudara-saudara kita di sana,” tambahnya. (uma)
Editor : Eka Rahmawati