RADAR BOGOR - Prosesi pedang pora mengiringi momen pelepasan Kombes Pol Eko Prasetyo dari jabatan Kapolresta Bogor Kota, Selasa siang 6 Januari 2026.
Jajaran perwira berdiri saling berhadap-hadapan dan membentuk lorong kehormatan. Sementara Kombes Pol Eko Prasetyo melangkah diantara barisan para pasukan.
Suasana haru pun tak terelakkan ketika Kombes Pol Eko Prasetyo memberikan salam perpisahan kepada seluruh personel. Para pasukan juga turut memberikan taburan bunga.
Selama hampir satu tahun menahkodadi Polresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo dinilai berhasil mencatatkan sejumlah prestasi. Salah satunya pelayanan prima tahun 2026.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada semuanya, yang sudah membantu saya menahkodai Polresta ini. Sehingga ada banyak capaian yang diraih,” tuturnya.
Ia menegaskan, penghargaan yang diraih bukanlah hasil kerja individu, melainkan kolaborasi seluruh anggota. Ia berharap semangat dan kinerja yang sudah terbangun dapat terus dijaga.
Kombes Pol Eko Prasetyo juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh personel. Ia mengakui sebagai manusia biasa tentu memiliki keterbatasan selama berinteraksi dan bertugas.
“Saya juga menitipkan adik kandung saya (Kombse Pol Rio) agar dibantu sebagaimana rekan-rekan telah membantu saya, bahkan kalau bisa lebih,” tutur Kombes Pol Eko Prasetyo.
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan legacy yang ditinggalkan pendahulunya.
Rio berpandangan berbagai pembangunan dan capaian kinerja menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pelayanan kepada masyarakat.
Personel diminta untuk bisa saling mendukung dan bekerja sama dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kota Bogor. Program-program positif digaransi akan terus dilanjutkan.
“Pembangunan dan capaian yang ada, termasuk di SPPG dan gedung 110, adalah warisan yang harus kita jaga bersama untuk masyarakat Kota Bogor,” singkat Rio. (bay)
Editor : Yosep Awaludin