RADAR BOGOR – Taman Heulang di Kota Bogor kini menyuguhkan wajah baru usai proses revitalisasi yang rampung pada awal Januari 2026.
Pintu masuk ruang terbuka hijau (RTH) ini tampil lebih segar dengan sentuhan cat warna-warni cerah serta penambahan jalur pedestrian.
Pantauan Radar Bogor di lokasi pada Selasa, 6 Januari 2026, jalur pejalan kaki di depan taman cukup mendukung aktivitas warga, baik untuk berolahraga maupun berjalan santai.
Area bekas kolam air mancur yang kini difungsikan sebagai panggung mini juga terlihat lebih nyaman dimanfaatkan sebagai tempat bersantai.
Sejumlah fasilitas penunjang turut ditambahkan, salah satunya pembangunan toilet umum baru di sisi lain taman. Namun hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa digunakan oleh pengunjung.
Salah seorang pengunjung, Ahmad (42), menilai fasilitas di Taman Heulang saat ini sudah cukup memadai. Meski demikian, ia mencatat masih ada sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian.
“Kalau fasilitas umum, saya rasa sudah cukup memadai untuk digunakan. Hanya saja, untuk merokok belum ada tempat khususnya,” ujarnya.
Ahmad juga menilai akses menuju Taman Heulang relatif mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi, transportasi umum, maupun transportasi daring.
Terkait keberadaan pedagang kaki lima (PKL), ia menilai kondisinya cukup tertata, meski mengaku jarang berkunjung ke taman tersebut.
“Yang jadi perhatian itu soal parkir. Masih ada sedikit rasa takut kehilangan kendaraan atau helm. Kalau misalkan terjadi kehilangan, pertanggungjawabannya bagaimana? Karena parkir di sini dipungut tanpa retribusi resmi, pengelolaannya masuk ke kantong perorangan, bukan dikelola pemerintah secara resmi,” katanya.
Di sisi lain, tantangan penataan kawasan masih terlihat di area luar taman.
Keberadaan PKL di sekitar Taman Heulang masih mendominasi, terutama pada hari libur, hingga memenuhi sepanjang sisi taman.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, menyampaikan revitalisasi Taman Heulang dilakukan untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat, seperti senam dan aktivitas komunitas.
“Disperumkim juga membangun jalur pedestrian di depan taman atau di sisi SMKN 1 Bogor guna mendukung kenyamanan pejalan kaki,” jelasnya.
Salah satu pekerjaan utama dalam revitalisasi tersebut adalah pembangunan toilet tambahan.
Menurut Chusnul, luas area Taman Heulang membuat kebutuhan toilet tidak dapat dipenuhi hanya dengan satu unit.
“Dengan area seluas ini, kebutuhan toilet kurang kalau hanya satu. Jadi kita buat lagi satu di ujung sini. Nantinya ada toilet di dua sisi untuk memenuhi kebutuhan pengguna Taman Heulang,” ujarnya.
Selain itu, Disperumkim juga melakukan perbaikan pada area emplasemen dan jalur masuk utama taman.
Kolam air mancur yang sebelumnya tidak berfungsi dan kerap menampung air ditutup agar lebih aman dan fungsional.
“Paving-nya juga sudah lebih dari 10 tahun, jadi kita perbaiki supaya tampilannya lebih cantik,” katanya. (uma)
Editor : Alpin.