RADAR BOGOR - Tembok rumah warga di Kampung Ciremai Ujung, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ambruk. Insiden ini dipicu akibat hujan yang terus melanda wilayah Kota Bogor.
Kalak BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko membenarkan informasi tersebut. Ia menerangkan tembok rumah warga di Bantarjati yang ambruk berada di bagian kamar tidur.
“Iya betul. Itu kejadiannya kemarin Senin di Bantarjati. Tembok kamar yang ambruk. Karena kan udah tiga hari hujan terus mengguyur yah,” jelas Dimas pada Radar Bogor, Rabu 7 Januari 2026.
Tembok yang ambruk juga dipicu oleh faktor lain. Salah satunya kontruksi bangunan sudah dalam keadaan lapuk. Kondisi ini dinilai sengat rentan.
Dimas menerangkan rumah tersebut dihuhuni dua Kartu Keluarga (KK) dan 5 warga. Beruntung mereka tidak menjadi korban, meski tembok rumahnya ambruk.
Proses evakuasi rumah yang ambruk di Bantarjati sempat dibantu oleh warga sekitar. Mereka memberikan terpal. Namun upaya tersebut tidak bertahan lama.
“Iya sempat ditutup terpal swadaya dari masyarakat sekitar tetapi sudah bocor. Maka kami melakui tim TRC-BP langsung memberikan kembali terpal ke lokasi kejadian,” ucap Dimas.
Dimas mengimbau kepada seluruh warga Kota Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi kondisi cuaca belakangan ini terbilang cukup ekstrem.
“Cuaca saat ini tidak menentu, mohon untuk tetap tenang dan selalu waspada serta siap siaga menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, atau angin kencang,” ujarnya.
Warga Kota Bogor pun diminta untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari sumber yang terpercaya. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Jaga kesehatan dan keselamatan diri serta kebersihan lingkungan sekitar. Mari kita saling mengingatkan dan membantu satu sama lain dalam menghadapi situasi ini,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin