Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terminal Baranangsiang Kota Bogor Kumuh, Didominasi Bangunan Tua dan Warung yang Sudah Rusak

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 7 Januari 2026 | 17:06 WIB
Penampakan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, yang kumuh dan jalan berlubang.
Penampakan Terminal Baranangsiang, Kota Bogor, yang kumuh dan jalan berlubang.

RADAR BOGOR - Kondisi Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, tampak kumuh. Rencana revitalisasi bangunan Terminal Baranangsiang pun belum menemui titik terang.

Berdasarkan pantauan Radar Bogor di lokasi, akses jalan masuk ke Terminal Baranangsiang banyak yang rusak dan berlubang. Kondisi ini memicu adanya genangan air.

Bangunan-bangunan tua di Terminal Baranangsiang tampak masih dipertahankan. Warung yang berada di area Terminal Baranangsiang terlihat usang. Atapnya hanya dibalut dengan asbes.

Kepala Bapperida Kota Bogor Rudi Mashudi mengatakan wacana revitalisasi Terminal Baranangsiang sudah mencuat sejak Bogor dipimpin Diani Buadiarto.

“Sudah lama, saya lupa tahun percisnya yang pasti itu waktu zama pa Diani,” jelas Rudi saat dikonfirmasi Radar Bogor, Rabu 7 Januari 2025 sore.

Rudi menjelaskan Terminal Baranangsiang sendiri saat ini berada dalam kewenangan pemerintah pusat. Pemkot Bogor tidak bisa sembarangan untuk bertindak.

“Terkait Terminal Baranangsiang, saat ini masih menjadi kewenangan pemerintah pusat. Iya itu termasuk (Revitalisasi) nya,” jelas Rudi.

Pemkot Bogor sudah berupaya untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat. Namun hasilnya nihil. Rudi tidak mengetahui pasti penyebab revitalisasi tak kunjung dilakukan.

“Kami sudah komunikasi dengan pemerintah pusat via Kemenhub. Saya sendiri tidak tahu (Alasan revitalisasi mandek). Nanti kami koordinasi kembali,” jelas Rudi.

Jika mengacu pasa rencana awal, Terminal Baranangsiang akan disulap menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD). Di dalamnya akan dibangun kawasan komersil.

“Mau dijadikan TOD, mix use antara terminal dengan komersial. Ada fasilitas kaya tenant UMKM ataupun fasilitas tempat oleh-olehnya,” ujar Rudi.

Konsep tersebut tentu saja disambut baik oleh para penumpang. Seperti halnya yang diutarakan oleh Aiman (35). Ia menilai rencana tersebut dapat menggerakan roda ekonomi.

Namun baginya, itu semua akan nihil jika revitalisasi tak kunjung dilakukan. Salah satu kebutuhan yang paling mendesak baginya adalah perbaikan jalan.

“Iya bagus kalau begitu mah (TOD) tapi jangan jauh-jauh dulu, yang penting ini aja jalannya dibuat mulus. Sayang banget, terminalnya kan selalu ramai mulu disini,” ucap Aiman.(bay)

Editor : Alpin.
#kota bogor #kumuh #Terminal Baranangsiang