RADAR BOGOR - Pertumbuhan penduduk di Kota Bogor diproyeksikan bergerak stabil namun melambat sepanjang 2025 hingga 2030.
Hal itu terlihat pada data Proyeksi Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat 2020–2035 yang dirilis BPS Jawa Barat dan turut menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 5 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025–2029 yang ditandatangani Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim.
Pada tahun 2025, jumlah penduduk Kota Bogor tercatat sebanyak 1.083.780 jiwa.
Angka tersebut terus bertambah secara bertahap hingga mencapai 1.110.510 jiwa pada tahun 2030.
Dengan demikian, laju pertumbuhan penduduk Kota Bogor berada pada kisaran 0,25 persen per tahun selama rentang lima tahun tersebut.
Kepadatan penduduk juga ikut meningkat.
Pada 2025, kepadatan tercatat 9.730 jiwa per kilometer persegi, lalu naik menjadi 9.970 jiwa per kilometer persegi pada tahun 2030.
Meski begitu, jika dibandingkan kondisi pada 2024, jumlah penduduk Kota Bogor pada periode mendatang justru diprediksi mengalami penurunan.
Indikator ini dikaitkan dengan rendahnya angka kelahiran, tingginya angka kematian, serta meningkatnya migrasi keluar daerah.
Dari sisi komposisi gender, proyeksi BPS menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki secara konsisten lebih tinggi dibandingkan perempuan selama 2025–2030.
Pola ini sejalan dengan tren pada periode 2020–2024, di mana rasio jenis kelamin stabil pada angka 102, artinya terdapat 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.
Struktur Kependudukan Kota Bogor 2025–2030
Pada tahun 2025, penduduk Kota Bogor berjumlah 1.083.780 jiwa, terdiri dari 548.330 laki-laki dan 535.450 perempuan, dengan kepadatan 9.730 jiwa/kilometer persegi serta rasio jenis kelamin 102.
Tahun berikutnya, 2026, jumlah penduduk naik menjadi 1.089.180 jiwa, terdiri dari 550.680 laki-laki dan 538.500 perempuan, dengan kepadatan 9.778 jiwa/kilometer persegi.
Pada 2027, total penduduk mencapai 1.094.550 jiwa, terdiri dari 553.000 laki-laki dan 541.550 perempuan, sementara kepadatan meningkat menjadi 9.826 jiwa/kilometer persegi.
Peningkatan berlanjut pada 2028, ketika jumlah penduduk tercatat 1.099.890 jiwa, dengan 555.280 laki-laki dan 544.610 perempuan, serta kepadatan 9.874 jiwa/kilometer persegi.
Memasuki 2029, jumlah penduduk mencapai 1.105.200 jiwa, terdiri dari 557.530 laki-laki dan 547.670 perempuan, dengan kepadatan 9.922 jiwa/kilometer persegi.
Hingga akhirnya pada tahun 2030, populasi Kota Bogor diproyeksikan menjadi 1.110.510 jiwa, terdiri dari 559.780 laki-laki dan 550.740 perempuan, serta kepadatan penduduk mencapai 9.970 jiwa/kilometer persegi. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti