Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tiga Truk Kemanusiaan dari Kota Bogor Diberangkatkan ke Sumatera, Bawa 11 Ton Logistik Senilai Rp1 Miliar

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 10 Januari 2026 | 14:28 WIB
Pelepasan secara simbolis bantuan untuk bencana Aceh di Graha Pena Radar Bogor, Sabtu 10 Januari 2026.
Pelepasan secara simbolis bantuan untuk bencana Aceh di Graha Pena Radar Bogor, Sabtu 10 Januari 2026.

RADAR BOGOR – Kepedulian warga Kota Bogor terhadap korban bencana di Sumatera kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Sebanyak tiga truk bantuan logistik kemanusiaan resmi diberangkatkan menuju Aceh, dari Kantor Graha Pena Radar Bogor, Sabtu 10 Januari 2026.

Armada bantuan tersebut merupakan kolaborasi Radar Bogor bersama SalamAid, Jaringan Sekolah Alam Nusantara/JSAN, dan didukung berbagai elemen masyarakat. Total bantuan tahap kedua ini mencapai sekitar 11 ton yang difokuskan mendukung proses pemulihan (recovery) warga pascabencana.

Berdasarkan data laporan logistik tahap II, total muatan bantuan mencapai sekitar 11 ton dengan nilai Rp1.071.000.000. Bantuan tersebut meliputi 1,8 ton bahan pangan, 1,8 ton air mineral, 12.353 porsi makanan siap saji, 750 kilogram pakaian dewasa, 1.700 pasang sandal, 287 kilogram selimut, 39 kasur, 1.867 paket perlengkapan sekolah, tenda sekolah darurat, 833 mushaf Al-Qur’an, 329 kilogram alat ibadah, 353 kilogram makanan bayi, serta 546 paket hygiene kit.

Direktur Radar Bogor, Nihrawati, menyampaikan bantuan yang diberangkatkan merupakan hasil donasi masyarakat yang dikumpulkan secara kolektif. Logistik yang dikirim meliputi kebutuhan pangan, sandang, papan, pendidikan, hingga perlengkapan ibadah.

“Bantuan gelombang kedua ini berasal dari para donatur. Isinya beragam, mulai dari perlengkapan sekolah, tenda darurat dan tenda sekolah, hingga sembako. Termasuk rendang sebanyak 250 kilogram yang dimasak berhari-hari oleh ibu-ibu dan hari ini ikut diberangkatkan,” ujar Nihrawati.

Ia mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh dalam pelepasan armada tersebut. Menurutnya ini bukti kolaborasi warga Bogor untuk membantu korban banjir bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

“Warga Bogor membuktikan bisa hadir di tengah saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Sumatera. SalamAid tidak hanya mengirim logistik, tetapi juga menurunkan relawan dan tenaga kesehatan untuk terus membersamai masyarakat di lokasi bencana,” katanya.

Ketua Umum PB JSAN yang menaungi SalamAid, Husnan Salam, menegaskan pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di lokasi terdampak bencana. Sejak hari ketiga pascakejadian, puluhan relawan telah diterjunkan dan bekerja di berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan.

“Fokus bantuan tahap ini adalah pemulihan warga. Kami berharap donasi ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi pembuka jalan bagi bantuan-bantuan selanjutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Bogor. Ia menyebut kepedulian sosial merupakan kekuatan besar bangsa Indonesia.

“Tidak semua bangsa punya budaya saling membantu seperti kita. Jabatan dan pangkat tidak ada artinya, karena yang tidak pernah terputus adalah amal jariah. Kami dari kepolisian siap dilibatkan dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” tegasnya.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin turut menyampaikan pengalaman pribadinya saat menjadi relawan di lokasi bencana. Menurutnya, empati dan kepedulian adalah kunci utama dalam membantu sesama.

“Saya melihat langsung bagaimana masyarakat di sana diuji, namun tetap bertahan dan bersyukur. Anak-anak yang tertawa saat diberi buku gambar di tengah puing-puing itu menjadi pelajaran hidup bagi saya,” ujarnya.

Jenal juga mengapresiasi antusiasme berbagai komunitas di Kota Bogor, mulai dari pengamen binaan, komunitas pangkas rambut, hingga komunitas motor, yang turut berdonasi.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap fokus pada nilai kemanusiaan dan mengabaikan komentar negatif yang tidak berempati.

Selain itu, perwakilan organisasi Muda Bergerak, Fatiha Kamilah dan Farhah Fauziyah, menyampaikan pihaknya turut berkontribusi dalam bantuan ke Aceh dan Sumatera.

Sejak 2020, yayasan tersebut aktif dalam kegiatan kemanusiaan, termasuk penyaluran pakaian, selimut, hingga kebutuhan pendidikan.

“Kami berharap para pemuda lebih aktif dan proaktif terhadap persoalan kemanusiaan. Aksi sederhana seperti berdonasi atau menyebarkan informasi juga merupakan amal jariah,” ujar Fatiha.

Bantuan tersebut dijadwalkan tiba di Aceh dalam beberapa hari ke depan dan akan langsung disalurkan kepada warga terdampak melalui posko kemanusiaan SalamAid. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #radar bogor #bantuan bencana #Bencana Aceh