RADAR BOGOR - Gedung pasar dan Plaza Bogor kini sudah dipasang jaring berwarna hijau, Minggu 11 Januari 2026. Bangunan tersebut mulai dilakukan pembongkaran secara bertahap.
Direktur Operasinal PPJ, Abdul Haris Maraden mengatakan pembongkaran Plaza Bogor baru menyasar pada bagian atapanya saja. Termasuk bagian Mekanical Electrikal (ME).
“ME itu kaya kelistrikan, AC, kabel-kabel, utilitas itu sudah boleh. Kemudian atap dan rangka atapnya. Makanya dipasang jaring hijau supaya tidak terbang,” jelas Haris soal pembongkaran Plaza Bogor.
Haris menjelaskan pembongkaran pasar dan Plaza Bogor belum bisa dilakuakan secara menyuluruh. Pemenang lelang masih menunggu izin dari PUPR Kota Bogor.
Namun Haris memastikan tahapan itu akan segera rampung dalam waktu dekat. Pihaknya pun sudah membuat berbagai skema arus lalu lintas yang bakal dilalui truck bongkaran.
“Sudah rapat waktu Jumat kemarin. Pilihannya ada lewat arah Tol Jambu dua atau lawan arus. Kalau mau lawan arus dilakukannya mesti di atas jam 00.00 WIB,” ucapnya.
Tahapan tersebut masih menunggu Pertimbangan Teknis (Pertek) dari DLLAJR dan Satlantas Polresta Bogor Kota. Tujuannya agar tidak mengganggu pengguna jalan lain.
Haris memastikan semua proses perizinan ditargetkan rampung pada akhir Januari. Proses pembongkaran secara full paling lambat dimulai Februari 2026 mendatang.
“Pembongkaran strukstur yang dicor dan dinding Januari atau Februari mereka (Pemenang lelang bongkaran) sudah bongkar struktur,” terang Haris, Minggu 11 Januari 2026.
Proses pembongkaran ditargetkan rampung dalam waktu lima hingga enam bulan kedepan. Tahapan ini akan terus dikebut, guna mendukung revitalisasi pasar dan Plaza Bogor.
Setelah bongkaran rampung, PPJ akan segera melakukan Beauty Contest revitalisasi pasar dan Plaza Bogor. Prosesnya mesti melalui tahapan lelang.
Namun PPJ turut membocorkan konsep dasar revitalisasi pasar dan Plaza Bogor. Di kawasan tersebut bakal disedikan fasilitas penginapan berupa hotel dan convention hall.
Direktur Utama PPJ Jenal Abidin mengatakan fasilitas tersebut telah tertuang dalam konsep revitalisasi pasar dan Plaza Bogor.
“Insya Allah ke depan Pasar dan Plaza Bogor agar menjadi gedung parkir, Convention hall, perhotelan, tenant-tenant kuliner, pasar tematik dan pasar bersih,” jelas Jenal.
Dengan konsep yang lebih modern itu, revitalisasi Pasar Bogor memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan ditaksir capai ratusan miliar.
“Lebih kurang Rp600 miliar. Konsep tadi masih terus kami matangkan. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” terang Jenal beberapa waktu lalu.
Pembangunan Pasar Bogor sendiri membutuhkan waktu selama 3 tahun. Warga pun diminta untuk bersabar, agar hasilnya sesuai dengan konsep yang direncanakan.
“Iya bisa sampai 3 tahun. Tentu dengan dibuat lebih modern ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, Bogor jadi kota jasa dan wisata,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin