RADAR BOGOR – Ratusan warga berkumpul di Masjid Al Muslimun, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, Minggu 11 Januari 2026.
Mereka menerima santunan hingga pelatihan yang diinisiasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muslimun.
Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Muslimun menjelaskan, sebanyak 115 warga yang menerima santunan dari zakat maal. Santunan itu berupa paket sembako dan uang tunai.
"Bantuan ini adalah titipan jemaah Masjid Al Muslimun. Gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.
Penyaluran tersebut menyasar warga RT 02, RT 04, RT 05, RT 06 dan RT 07 RW 01 Kawungluwuk, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara. Mereka telah disurvei secara ketat oleh tim dari DKM Al Muslimun.
Alex menekankan bahwa para mustahik tak boleh terdata sebagai nasabah pinjaman online (pinjol), apalagi judi online (judol).
"Kalau ada catatan dari RT, calon mustahik itu pernah melakukan pinjol atau judol, bantuan itu tidak akan diberikan lagi. Kita persyaratkan itu," tegasnya.
“Kami mengimbau untuk menghindari judol dan pinjol, karena dampaknya sangat besar terhadap ketahanan ekonomi keluarga,” sambungnya lagi.
Santunan itu merupakan rangkaian kegiatan sosial bertajuk Berbagi di Awal Tahun.
Kegiatan lainnya meliputi penyaluran santunan pendidikan anak asuh dan penguatan ekonomi umat berupa pelatihan marketing via media sosial TikTok.
"Mengawali tahun 2026 ini, kita ingin meneguhkan peran masjid sebagai pusat pelayanan umat," tegas Alex.
Koordinator Unit Pelayanan Zakat (UPZ) Masjid Al Muslimun, Udjang Nurhadi, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan program rutin yang konsisten dilaksanakan.
Penyalutan zakat maal tersebut merupakan kegiatan kelima yang dilaksanakan dalam rentang tahun 2025–2026.
Tak hanya itu, DKM Al Muslimun juga memberikan santunan untuk 83 anak asuh berbagai jenjang.
Unit Anak Asuh (ANAS) Al Muslimun yang dinakhodai Mulyanti Karim ini berpesan agar anak-anak harus rajin belajar dan beribadah.
Pada hari yang sama, pada sektor pemberdayaan ekonomi, Unit Ekonomi Umat (EKMAT) Al Muslimun membekali 20 pelaku UKM melalui pelatihan TikTok Marketing yang dipandu Heri Firmansyah sebagai trainer.
Harapannya, para peserta UMKM bisa mengembangkan usaha dan memperluas pemasaran secara digital.(*)
Editor : Alpin.