Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update 10 Proyek Strategis Kota Bogor 2026, Baru Satu yang Masuk Proses Lelang

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 13 Januari 2026 | 16:40 WIB
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau rehabilitasi Stadion Pajajaran. 
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat meninjau rehabilitasi Stadion Pajajaran. 

RADAR BOGOR – Dari total 10 proyek strategis daerah Kota Bogor yang direncanakan pada Tahun Anggaran 2026, hingga pertengahan Januari baru satu paket pekerjaan yang telah masuk ke proses lelang.

Paket tersebut adalah jasa konsultansi manajemen konstruksi Rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap 2.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Lia Kania Dewi, mengatakan hingga Selasa, 13 Januari 2026 sebagian besar proyek strategis masih berada di masing-masing perangkat daerah dan belum diajukan ke Bagian PBJ untuk ditenderkan.

“Baru satu yang masuk proses lelang, yaitu paket manajemen konstruksi Stadion Pajajaran. Selebihnya masih di dinas-dinas dan belum ada pengajuan ke Bagian PBJ,” ujar Lia.

Lia menjelaskan, pengajuan paket lelang dari perangkat daerah sangat menentukan ketepatan waktu pelaksanaan proyek.

Dia menegaskan, Bagian PBJ menargetkan seluruh perangkat daerah segera mengajukan dokumen pengadaan paling lambat akhir Januari hingga Februari 2026 agar proses tender dapat berjalan sesuai jadwal.

“Di akhir Januari atau Februari ini dinas-dinas harus segera mengajukan ke PBJ supaya bisa kami tenderkan,” tegasnya.

Pemkot Bogor sendiri telah menetapkan 10 proyek strategis daerah Tahun Anggaran 2026 melalui Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 100/KEP.401-BAG.PBJ/2025.

Proyek-proyek tersebut mencakup sektor infrastruktur, pendidikan, fasilitas olahraga, transportasi, hingga ruang publik dengan total nilai anggaran lebih dari Rp85 miliar.

Proyek bernilai terbesar adalah Rehabilitasi Stadion Pajajaran tahap 2 dengan pagu anggaran Rp31 miliar, ditambah jasa konsultansi manajemen konstruksi sebesar Rp1,2 miliar.

Proyek ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah rampung 100 persen dan difokuskan pada peningkatan fasilitas stadion agar lebih representatif.

Di sektor olahraga lainnya, Pemkot Bogor juga merencanakan pembangunan GOR Bogor Barat tahap 1 dengan anggaran Rp6,18 miliar.

Proyek ini dirancang untuk meningkatkan ketersediaan sarana olahraga masyarakat di wilayah barat Kota Bogor, sekaligus memperbaiki akses kawasan melalui skema penataan lahan.

Pada sektor infrastruktur jalan, Pemkot Bogor melanjutkan pembangunan Jalan R3 hingga mendekati batas Sungai Ciliwung dengan nilai anggaran Rp20 miliar.

Proyek ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mengurai beban lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama.

Masih di sektor infrastruktur, pembangunan trotoar dan fasilitas pejalan kaki di Jalan CIFOR dialokasikan anggaran sebesar Rp2,32 miliar.

Proyek ini dirancang terintegrasi dengan rencana jalan tembus menuju kawasan Edu-Town IPB Dramaga guna membantu mengatasi kemacetan di Jalan Dramaga.

Untuk penataan ruang publik, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran Rp1,84 miliar untuk pembangunan Taman Lapangan Yasmin tahap 2.

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sekaligus menjadi pusat aktivitas sosial masyarakat.

Di sektor transportasi, revitalisasi Terminal Bubulak tahap 2 masuk dalam daftar proyek strategis dengan nilai anggaran Rp6,33 miliar.

Revitalisasi ini ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi terminal sebagai simpul transportasi wilayah barat Kota Bogor.

Pemkot Bogor juga merencanakan revitalisasi Gedung Kemuning Gading dengan anggaran Rp9,32 miliar.

Gedung tersebut akan difungsikan sebagai fasilitas seni dan budaya guna mendukung aktivitas kebudayaan serta pelestarian seni lokal.

Sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam proyek strategis 2026. Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) di tiga sekolah negeri.

RKB SMPN 13 direncanakan dengan anggaran Rp3,18 miliar, RKB SDN Cilendek 1 sebesar Rp2,71 miliar, dan RKB SDN Rancamaya 2 sebesar Rp2 miliar.

Pembangunan RKB ini bertujuan mengurangi kepadatan ruang belajar dan meningkatkan kualitas sarana pendidikan dasar dan menengah.

Pemkot Bogor menargetkan seluruh proyek strategis 2026 dapat ditenderkan secara bertahap sejak awal tahun, sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat dan tidak terkonsentrasi di akhir tahun anggaran.(uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #proyek strategis #stadion Pajajaran #pemkot bogor