RADAR BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengumumkan rencana pembangunan akses tol baru (off-ramp) Ciawi 2 dan kelanjutan Jalan Lingkar Dalam Kota (BIRR) sebagai solusi permanen mengurai kemacetan kronis di pintu keluar Ciawi serta membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi.
Pembangunan akses tol baru ini merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan yang disampaikan Wali Kota Bogor Dedie Rachim dalam Musrenbang Kecamatan Bogor Selatan di Hotel Padjajaran Suites, Rabu, 14 Januari 2026.
“Kita akan mulai membangun akses tol baru atau off-ramp Ciawi 2 dari Tol Jagorawi keluarnya di Harjasari, Rancamaya. Tujuannya memberikan akses bagi masyarakat yang ingin ke Bogor Selatan, jadi tidak perlu keluar di Ciawi,” ungkap Wali Kota Bogor Dedie Rachim.
Salah satu proyek yang paling dinantikan adalah pembangunan off-ramp Ciawi 2. Gerbang keluar tol Jagorawi ini nantinya akan langsung terhubung ke wilayah Harjasari dan Rancamaya.
Proyek ini dirancang agar kendaraan yang menuju Bogor Selatan tidak lagi menumpuk di simpang Ciawi, sehingga memangkas waktu tempuh bagi penghuni perumahan dan warga di kawasan Rancamaya hingga BNR.
Pemerintah Kota Bogor juga memulai pengerjaan fisik berupa cut and fill untuk trase 3 Jalan Lingkar Dalam Kota Bogor (BIRR).
- Rute: Membentang dari Pamoyanan menuju BNR hingga Mulyaharja.
- Tujuan: Membuka keterisolasian wilayah Bogor Selatan yang luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi baru di sektor pariwisata dan jasa.
“Mulai tahun ini untuk trase 3 Jalan Lingkar Dalam Kota Bogor kami melakukan cut and fill dari Pamoyanan sampai BNR, Mulyaharja.
Ini bentuk komitmen pemerintah untuk mewujudkan akses bagi masyarakat yang selama ini mungkin terisolir karena luasnya Bogor Selatan,” jelas Walikota Bogor Dedie Rachim.
Selain itu, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar pada November 2026, Pemkot Bogor tengah memprioritaskan penyelesaian trase Batutulis.
Didukung oleh APBD Provinsi Jawa Barat, pengerjaan ini ditargetkan tuntas pada triwulan pertama tahun 2026 guna mendukung mobilitas atlet dan wisatawan selama gelaran olahraga berlangsung.
Tidak hanya fisik jalan, sektor pendidikan juga mendapat porsi besar. Walikota Bogor Dedie Rachim memaparkan rencana strategis untuk mempermudah akses sekolah bagi keluarga prasejahtera sesuai visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
- SMAN 12 Kota Bogor: Lahan seluas 6–7 ribu meter persegi disiapkan di Kertamaya, dengan target pembangunan fisik pada 2027.
- SMPN 24: Lokasi baru disiapkan untuk memecah kepadatan kuota siswa di wilayah Selatan.
- Sekolah Rakyat di Rancamaya: Kolaborasi dengan Kementerian Sosial untuk memastikan anak-anak kurang mampu mendapatkan kualitas pendidikan terbaik.