Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ketua RT Ungkap Sosok Ferry Irawan Warga Cikaret Kota Bogor yang Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 18 Januari 2026 | 22:14 WIB
Rumah Ferry Irawan salah satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Rumah Ferry Irawan salah satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Ferry Irawan salah satu korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan merupakan warga Kota Bogor. Sosok Ferry Irawan, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu pun dikenal aktif di lingkungan tempat tinggalnya di Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Pesawat ATR 42-500 jatuh di Gunung Bulusaurung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), salah satu korban dikabarkan bernama Ferry Irawan.

Ferry diketahui tinggal di Perumahan Mina Bakti, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Berdasarkan pantauan Radar Bogor, rumah Ferry berpagar hitam tampak dalam keadaan sepi dan tergembok. Keluarga Ferry dikabarkan sudah pergi ke Bekasi dan menanti kabar terkini soal Ferry.

Ari Fakhrizal Ketua RT 06 RW 03 Kelurahan Cikaret tempat tinggl Ferry mengungkapkan sosok bapak dua anak tersebut.

Ferry dan istri serta dua anaknya menurut Ari sudah lama tinggal di Perumahan Mina Bakti dan selama ini sering bersosialisasi dengan warga sekitar.

Sebagai Ketua RT Ari mengenal dekat Ferry yang disebutnya bertugas sebagai pengawas di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Menurut Ari, sosok Ferry selama ini dikenal aktif di lingkungannya bahkan 2018 silam pernah menjadi Ketua Panitia Qurban di kompleknya dan kinerjanya menuai apresiasi.

Namun, setelah diangkat menjadi pengawas di KKP, Ferry semakin sibuk dengan aktivitasnya bahkan dalam sepekan hanya sekali pulang.

Kabar terkait Ferry yang menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 sempat membuat Ari terkejut dan ia pertama kali mendapat informasi dari atasan Ferry di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Di komplek kami itu berisi beberapa pegawai KKP, jadi informasinya cepat," kata Ari kepada wartawan Minggu, 18 Januari 2026.

Sebelum pesawat ATR 42-500 dikabarkan jatuh, Ari sempat berkomunikasi dengan Ferry dan menitipkan pesan untuk ikut membantu jaga kedua anaknya yang ketika itu sedang bermain.

"Dia menitipkan kedua putranya karena sedang asyik bermain dan minta diawasi," kata Ari.

Di sisi lain selain Ferry Irawan, warga Caringin Kabupaten Bogor juga dikabarkan menjadi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaurung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) dan berpofesi sebagai salah satu pramugari di pesawat tersebut.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#ferry irawan #kota bogor #Pesawat ATR 42 500