Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tetangga Ungkap Sosok Ferry Irawan Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Sulawesi Selatan, Selalu Aktif Jadi Panitia Kurban

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 20 Januari 2026 | 17:15 WIB
Feri, tetangga Ferry Irawan korban pesawat jatuh di Sulawesi Selatan asal Kota Bogor.
Feri, tetangga Ferry Irawan korban pesawat jatuh di Sulawesi Selatan asal Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Kabar duka jatuhnya pesawat ATR 42-500 menyelimuti warga Bogor Selatan. Bagaimana tidak, salah satu penghuninya Ferry Irawan disebut jadi korbannya.

Ia dikenal aktif dan cekatan dalam berbagai kegiatan masyarakat, terutama saat pelaksanaan kurban.

Kabar tersebut sontak mengejutkan warga Perumahan Mirna Bakti, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Ferry Irawan bukan sosok asing. Ia diketahui sudah cukup lama menetap dan kerap terlibat langsung dalam kegiatan kemasyarakatan.

Salah satu tetangganya, Feri, mengungkapkan bahwa kotban dikenal aktif dalam kepanitiaan kurban.

Keduanya bahkan sempat intens bekerja bersama dalam beberapa kegiatan sosial beberapa tahun lalu.

“Beliau sudah cukup lama tinggal di sini. Kita juga pernah intens kerja bareng, walaupun hanya di kegiatan masyarakat seperti kurban, itu sekitar dua sampai tiga tahun lalu,” ujar Feri kepada Radar Bogor.

Keterlibatan Ferry Irawan dalam kegiatan kurban bukan sekadar formalitas. Ia dikenal sering turun langsung dan sigap mengurus berbagai keperluan teknis.

“Kalau soal kegiatan masyarakat, dia memang aktif. Kalau kurban, saya sering satu tim sama beliau,” katanya.

Informasi awal mengenai kabar duka tersebut pertama kali diketahui warga melalui grup WhatsApp RT.

Hingga kini, warga masih terus memantau perkembangan informasi untuk memastikan kabar yang beredar.

“Saya tahunya dari grup RT. Untuk kepastiannya, kami masih sama-sama menunggu,” ungkapnya.

Di mata warga sekitar, Ferry Irawan dikenal memiliki karakter lugas dan cekatan. Meski hanya mengerjakan hal-hal kecil, ia disebut selalu bekerja dengan rapi dan penuh tanggung jawab.

“Dia itu lugas, terus juga perfeksionis. Pekerjaan kecil pun dikerjakan dengan rapi. Mungkin karena dia paham dan lebih mengerti soal kurban,” jelas Feri.

Terkait aktivitas sehari-hari, Ferry Irawan bekerja di bidang perikanan. Meski rumahnya berada di Bogor Selatan, almarhum disebut lebih sering beraktivitas di luar kota.

“Rumahnya memang di sini, tapi beliau sering ke Bekasi. Katanya karena kesibukannya di Jakarta, jadi jarang pulang,” tuturnya.

Kabar tentang Ferry jari informasi yang paling dinantukan warga. Sosoknya yang aktif, mudah diajak bekerja sama, membuatnya dikenang sebagai tetangga yang baik dan berdedikasi.(bay)

Editor : Alpin.
#ferry irawan #kota bogor #Pesawat ATR 42 500 #pesawat jatuh