RADAR BOGOR - Masalah utang masih menghantui RSUD Kota Bogor. Hingga saat ini, RSUD Kota Bogor masih memiliki tanggung jawab untuk melunasinya senilai Rp70 miliar.
Fakta tersebut mengemuka saat Anggota DPRD Kota Bogor melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke RSUD Kota Bogor pada Rabu, 21 Januari 2026 siang.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifki Alaydrus mengatakan proses pelunasan utang dilakukan secara bertahap. Saat ini sudah dibayar sebesar Rp35 miliar.
"Baru dibayar Rp35 miliar berarti masih ada sekitar Rp70 an miliar lagi yang belum dibayarkan," jelas Rifki pada Radar Bogor.
Rifki menerangkan DPRD sendiri sudah mendorong RSUD Kota Bogor untuk segera melunasi sisa utang. Hanya saja mereka meminta waktu dua tahun.
"Tadi disampaikan olehh pa Wakil Direktur Umum (Wadirum) insya allah dalam waktu 14 bulan kedepan bisa selesai," beber Rifki.
Sebagai bentuk intervensi DPRD Kota Bogor disebut Rifki telah menyisihkan anggaran untuk membantu proses pemulihan. Totalnya senilai Rp10 miliar.
"Itu dari APBD murni Rp10 miliar. Nanti mungkin hasil rekomendasi Pansus mengarah kesana, apakah ditambah atau tidak," ujar Rifki.
DPRD digaransi akan terus mengawal setiap proses pemulihan RSUD Kota Bogor. Adanya Direktur baru diharap mampu menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi.
"Saat ini juga sudah full team lengkap wadirnya baru walaupun memang masih PLT. Dan mudah-mudahan ini jadi semangat baru untuk kebaikan layanan kesehatan di Kota Bogor," pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.