Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Curah Hujan Bikin Debit Air Bendung Katulampa Kota Bogor Naik-Turun, Sore Tadi Sempat Capai Siaga 3

Fikri Rahmat Utama • Kamis, 22 Januari 2026 | 20:03 WIB
Kondisi Bendung Katulampa, Kota Bogot pada Kamis malam 22 Januari 2026.
Kondisi Bendung Katulampa, Kota Bogot pada Kamis malam 22 Januari 2026.

RADAR BOGOR — Debit air di Bendung Katulampa, Bogor Timur, mengalami fluktuasi akibat hujan deras yang terjadi di Kabupaten dan Kota Bogor.

Pada Kamis 22 Januari 2026 sore, Tinggi Muka Air (TMA) sempat naik hingga mencapai status Siaga 3 sebelum kembali surut pada malam hari.

Petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, menjelaskan hingga Kamis malam status bendung berada di level Siaga 4 dengan TMA terpantau di angka 60 sentimeter.

Meski demikian, pemantauan terus dilakukan karena kondisi cuaca di kawasan hulu masih berubah-ubah.

“Kondisi saat ini masih bertahan di Siaga 4, tapi TMA sudah menurun ke angka 60 sentimeter. Tadi sore sekitar pukul 16.30 WIB sempat naik ke Siaga 3 di ketinggian 90 sentimeter,” katanya.

Ia mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ketinggian air di Bendung Katulampa cenderung fluktuatif.

Level tertinggi tercatat berada di status Siaga 3, bahkan pada Rabu, 21 Januari 2026 sempat menyentuh 100 sentimeter.

Menurut Alwan, pola kenaikan debit air umumnya dipicu oleh hujan yang terjadi pada dini hari atau sore hari di wilayah hulu.

Setelah hujan mereda, ketinggian air biasanya berangsur turun dan kembali ke kondisi normal.

“Setiap hari ada fluktuasi. Biasanya naik ke Siaga 4, kemudian turun normal, lalu dini hari hujan lagi sehingga paginya ada kenaikan. Kemarin terakhir sempat mencapai 100 sentimeter,” jelasnya.

Faktor utama yang memengaruhi kenaikan TMA di Bendung Katulampa, lanjut Alwan, adalah curah hujan tinggi di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Saat ini, intensitas hujan di wilayah tersebut dilaporkan bervariasi, mulai dari sedang hingga deras.

“Kami terus memantau kondisi cuaca di hulu, khususnya kawasan Puncak. Curah hujan yang tidak merata membuat debit air bisa cepat naik, tapi juga bisa cepat surut,” katanya.

Petugas Bendung Katulampa mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciliwung, untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air.

Warga diminta rutin memantau informasi resmi terkait status Bendung Katulampa sebagai langkah antisipasi dini. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #bendung katulampa #hujan deras #siaga 3