RADAR BOGOR – Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani se-Kota Bogor berlangsung hangat dan penuh sukacita di Plaza Balai Kota Bogor, Jumat malam 23 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan lintas gereja sekaligus simbol kuat toleransi dan persaudaraan di Kota Bogor.
Dengan mengusung tema “Hadir Bawa Harapan bagi Keluarga dan Kota” ratusan umat Kristiani dari berbagai denominasi memadati Plaza Balai Kota sejak pukul 19.00 WIB.
Perayaan Natal Bersama ini untuk pertama kalinya digelar di jantung pemerintahan Kota Bogor dan berlangsung hingga malam hari.
Ketua Panitia Natal Bersama Tingkat Kota Bogor, Samson Purba, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Bogor yang telah memfasilitasi pelaksanaan Natal Bersama di Balai Kota.
Samson Purba menyebut izin penggunaan lokasi tersebut menjadi penyemangat besar bagi seluruh panitia dan umat yang hadir.
“Mari kita sama-sama membangun Kota Bogor dengan semangat Bogor Beres,” ujarnya.
Samson juga menegaskan paduan suara yang tampil merupakan gabungan dari seluruh gereja di Kota Bogor sebagai simbol persatuan umat Kristiani.
Ia berharap Natal Bersama ini menjadi ruang sukacita sekaligus kontribusi nyata bagi keharmonisan kota.
“Paduan suara ini adalah gabungan dari seluruh gereja yang ada di Kota Bogor,” katanya.
Perwakilan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Setempat (PGIS), Pdt. Dedan Nimrot Simatupang, menekankan pentingnya makna harapan di tengah berbagai krisis yang dihadapi masyarakat saat ini.
Menurutnya, Natal menjadi pengingat bahwa manusia tidak berjalan sendirian dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Kelahiran Yesus Kristus mengingatkan kita bahwa masih ada harapan,” tuturnya.
Samson Purba juga menyoroti fenomena kesepian yang dialami sebagian masyarakat dan pentingnya kebersamaan lintas iman.
Gereja, kata dia, harus hadir dan bekerja bersama seluruh elemen masyarakat untuk merawat semangat Bhinneka Tunggal Ika.
“Kita tidak sendirian, gereja bersama seluruh sahabat di Kota Bogor menghadirkan harapan,” ucapnya.
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bogor, Hasbulloh, menyatakan Plaza Balai Kota telah disepakati sebagai rumah bersama bagi umat beragama.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam memfasilitasi perayaan hari besar keagamaan secara adil dan setara.
“Plaza Balai Kota ini adalah rumah bersama umat beragama,” katanya.
Hasbulloh menambahkan kerukunan di Kota Bogor terbangun melalui kerja bersama banyak pihak, baik pemerintah maupun masyarakat.
Dia pun menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani yang merayakan.
“Kami mengucapkan selamat merayakan Natal kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyebut perayaan Natal Bersama di Balai Kota sebagai peristiwa bersejarah bagi Kota Bogor.
Dia menegaskan bahwa selama 544 tahun berdirinya Bogor, baru kali ini Natal dirayakan di lingkungan Balai Kota.
“Malam ini kita mencetak sejarah,” kata Dedie.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan warga di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.
Menurutnya, Kota Bogor harus terus dibangun sebagai kota untuk semua, tanpa membedakan latar belakang suku dan agama. “Toleransi harus menjadi DNA warga Bogor,” tegasnya.
Dedie juga mengajak seluruh masyarakat mendukung pembangunan Kota Bogor di tengah keterbatasan anggaran.
Ia menutup sambutan dengan ucapan selamat Natal dan harapan agar semangat kebersamaan terus terjaga. “Bogor dibangun untuk semua dan oleh semua,” pungkasnya. (uma)
Editor : Alpin.