RADAR BOGOR – Penataan angkot tua di Kota Bogor dipastikan berlanjut. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan mengadopsi konsep transportasi ala Jaklingko seperti yang diterapkan di DKI Jakarta.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, konsep tersebut merupakan bagian dari realisasi program rerouting, konversi, dan peremajaan angkutan umum.
“Sebagian sudah terimplementasi melalui program Buy The Service (BTS) BisKita, peremajaan saat ini sedang dikaji dan akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota,” ujar Dedie.
Wali Kota Bogor menegaskan Perwali tidak mengatur ulang tentang batas usia teknis angkot, aturan itu disebutnya hanya memperjelas konsep peremajaan dan konversi angkutan.
“Dari berbagai masukan masyarakat dan akademisi, konsepnya mengacu pada model Jaklingko di Jakarta yang modern dan nyaman,” jelasnya.
Saat ini, Pemkot Bogor tengah memfinalkan tata cara serta syarat bagi pelaku usaha dan perorangan yang akan mengikuti program peremajaan angkutan umum.
Batas usia teknis angkutan umum tidak dapat diubah, ketentuan tersebut telah diatur dalam Perda Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013.
“Usia teknis maksimal operasional angkutan perkotaan ditetapkan 20 tahun,” tegas Dedie.
Dengan demikian, tuntutan perpanjangan usia teknis angkot dari 20 tahun menjadi 25 tahun dipastikan tidak dapat dipenuhi. Karena aturannya sudah jelas.
“Tuntutan tersebut mustahil dipenuhi karena sudah final sesuai Perda 8 Tahun 2023,” terang Dedie pada Radar Bogor, Minggu, 25 Januari 2026 sore.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan, jumlah angkot tua di Kota Bogor sendiri mencapai 1.854 unit sedangkan total eksisistingnya 2.714 kendaraan.
Dari data tersebut ada tiga trayek yang memiliki jumlah angko tua paling banyak, urutan pertama diduki oleh trayek 02 AK.
Total angkot di atas 20 tahun pada trayek 02 AK mencapai 196 kendaraan, sementara jumlah eksistingnya 309 unit, urutan kedua didukui oleh trayek 17 AP
Ada 188 angkot di atas 20 tahun yang melintas di trayek 17 AP, total eksistingnya mencapai 216 unit. Berikutnya tryek 03 AK, total angkot yang berusia di atas 20 tahun mencapai 140 kendaraan dan jumlah eksistingnya 248 unit yang kini masih mengaspal. (bay)
Editor : Eka Rahmawati