Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Delapan Kali Diterjang Bencana, Warga Bogor Selatan Diminta Getol Bersihkan Selokan

Muhamad Rifki Fauzan • Rabu, 28 Januari 2026 | 17:01 WIB
Camat Bogor Selatan, Hary Cahyadi (tengah) saat dimintai keterangan.
Camat Bogor Selatan, Hary Cahyadi (tengah) saat dimintai keterangan.

RADAR BOGOR - Wilayah Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, tercatat sudah delapan kali diterjang bencana sepanjang Januari 2026.

Bencana yang terjadi di Kecamatan Bogor Selatan, yakni longsor dan banjir mendominasi kejadian tersebut.

Camat Bogor Selatan Hary Cahyadi membenarkan informasi itu. Ia menjelaskan salah satu pemicunya karena di wilayahnya di dominasi oleh kawasan perbukitan.

“Iya benar. Kontur geografis kita kan berbeda. Di kita itu bukit naik turun. Mangkannya sekarang ini kami fokuskan terhadap kebencanaan,” jelas Hery pada Radar Bogor.

Hery menjelaskan Bogor Selatan juga banyak dialiri sungai-sungai kecil. Sehingga ketika aliran sungainya tersumbat maka air akan dengan mudah meluap.

Oleh karena itu warga diajak getol membersihkan lingkungan sekitar utamanya di selokan. Hery bahkan mengaku rutin untuk ikut langsung melakakukan langkah tersebut.

“Dua hari ini kami fokus di Kelurahan Empang. Kemarin di RW 12 sekarang di RW 11. Kami bersihkan aliran sungai bersama dengan unsur kelurahan dan masyarakat,” jelas Hery.

Masing-masih kelurahan di Kecamatan Bogor Selatan juga telah dibentuk relawan kebencanaan. Mereka akan cepat dan tanggap saat ada bencana di wilayah masing-masing.

“Relawan kebencanaan akan langsung berkoordinasi dengan kelurahan dan dari kelurahan ke BPBD. Sehingga proses assesment semuanya bisa cepat,” ucapnya.

Hery menghimbau kepada seluruh warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi kondisi cuaca belakangan ini terbilang cukup ekstrem.

“Cuaca saat ini tidak menentu, mohon untuk tetap tenang dan selalu waspada serta siap siaga menghadapi potensi bencana seperti banjir, longsor, atau angin kencang,” ujarnya.

Baca Juga: Capai 95 Persen, DPUPR Kabupaten Bogor Pastikan Jembatan Leuwiranji Rumpin Kembali Dibuka 1 Februari 2026

Warga pun diminta untuk selalu memantau prakiraan cuaca dari sumber yang terpercaya.

Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Jaga kesehatan dan keselamatan diri serta kebersihan lingkungan sekitar. Mari kita saling mengingatkan dan membantu satu sama lain dalam menghadapi situasi ini,” pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#bencana #bogor selatan #selokan