Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Pelayanan, DPRD Kota Bogor Usul Tambah Mobil Rescue dan Pemindahan Pos Damkar Yasmin

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 29 Januari 2026 | 18:05 WIB
Ilustrasi: Armada Mobil di Mako Damkar Yasmin, Kota Bogor.
Ilustrasi: Armada Mobil di Mako Damkar Yasmin, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Peningkatan layanan Damkar menjadi sorotan untuk 2026. Komisi IV DPRD Kota Bogor agar pemerintah dapat menambah satu unit mobil rescue dan pos baru untuk mereka.

Hal itu mengemuka saat Komisi IV DPRD Kota Bogor melaksanakan rapat kerja bersama Damkar. Rapat difokuskan membahas realisasi anggaran dan optimalisasi pelayanan

Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Banu Lesamana meminta agar Pos Pemadam Kebakaran yang semula berada di kawasan Yasmin dipindah ke wilayah Curug.

Pemindahan ini diambil bukan tanpa alasan. Kondisi Pos Damkar di Yasmin dipandang sudah tak lagi ideal akibat bencana. Sementara di Curug lokasinya lebih strategis.

Pemindahan Pos Damkar ke Curug dinilai dapat mencangkup wilayah pelayanan yang lebih luas. Lokasinya bisa menjangkau wilayah Barat dan Tanag Sareal.

"Kami di Komisi IV mendukung penuh rencana ini. Lokasi di Curug sangat strategis untuk mempercepat akses penanganan kebakaran maupun kedaruratan lainnya," ujar Banu, Kamis 29 Januari 2026.

Banu juga mendorong adanya pengadaan Pos Damkar disetiap kecamatan. Terutama penambahan di wilayah Kecamatan Bogor Selatan.

"DPRD siap mendukung pembangunan pos baru, terutama di Bogor Selatan, dengan meninjau aset milik pemkot yang belum diserahkan oleh developer untuk dibangunnya pos Pemadam." ungkapnya.

Selain infrastruktur bangunan, Banu juga menyoroti kebutuhan mendesak akan mobil rescue.

Saat ini, Damkar disebutnya hanya memiliki dua unit mobil penyelamat, di mana satu unit di antaranya sudah dalam kondisi tidak layak pakai.

Mengingat target ideal kebutuhan adalah lima unit, Banu menjelaskan bahwa pengadaan akan dilakukan secara bertahap, pada tahun 2026 penambahan satu unit mobil rescue baru.

Tahun 2027 diharapkan ada pengadaan lanjutan untuk mengejar target kebutuhan.

"Mobil rescue ini sangat penting karena laporan masyarakat saat ini tidak melulu soal api. Banyak panggilan darurat medis atau penyelamatan lain yang membutuhkan armada ini," tambahnya.

Di sisi lain, Banu memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja teknis Damkar Kota Bogor.

Kata Banu, berdasarkan data tingkat kecepatan penanganan (response time) Damkar Kota Bogor melampaui standar nasional.

Tercatat, rata-rata waktu tanggap sejak laporan diterima hingga petugas tiba di lokasi mencapai 9,6 menit.

"Capaian ini menempatkan Damkar Kota Bogor sebagai salah satu unit dengan penilaian terbaik, baik di tingkat Jawa Barat maupun nasional," pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#dprd kota bogor #Damkar Kota Bogor #pelayanan