Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

IPB University Sinergikan OVOC dan Koperasi Merah Putih, Perkuat Ekosistem Bisnis Desa

Dede Supriadi • Sabtu, 31 Januari 2026 | 10:18 WIB
Rapat koordinasi Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University bersama Kementerian Koperasi.
Rapat koordinasi Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA) IPB University bersama Kementerian Koperasi.

RADAR BOGOR - Upaya memperkuat fondasi ekonomi desa terus digenjot IPB University. Melalui Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim (DPMA), IPB mulai menyinergikan program One Village One CEO (OVOC) dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sebagai langkah strategis membangun ekosistem bisnis desa yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Sinergi tersebut merupakan kolaborasi antara IPB University dan Kementerian Koperasi yang bertujuan mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan lokal.

Sinkronisasi dua program ini diharapkan mampu memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat sekaligus mencetak kepemimpinan wirausaha desa.

Sebagai tindak lanjut, DPMA IPB University menggelar rapat koordinasi bersama Asisten Deputi Rantai Pasok Kementerian Koperasi, Kamis (29/1/2026), di Bogor.

Pertemuan ini membahas arah kerja bersama dalam memperkuat peran koperasi desa sebagai tulang punggung penggerak ekonomi lokal.

Program OVOC sendiri merupakan inisiatif IPB University yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan ekonomi desa. Melalui pendampingan terstruktur, dosen dan mahasiswa IPB terlibat langsung dalam pelatihan, penguatan kapasitas, serta pengembangan usaha desa yang berorientasi pasar dan berdaya saing.

Sementara itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diposisikan sebagai kekuatan kelembagaan ekonomi masyarakat. Koperasi ini diharapkan mampu membangun sistem usaha kolektif yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan, dari hulu hingga hilir.

Dengan menyatukan dua pendekatan tersebut, desa didorong menjadi subjek utama penggerak ekonomi, melalui penguatan kelembagaan, kepemimpinan wirausaha desa, serta tata kelola usaha yang modern dan akuntabel.

“Kolaborasi OVOC dan KDKMP diharapkan menjadi model kolaborasi multisektoral dalam pengembangan ekosistem bisnis desa berbasis produk unggulan tiap wilayah. Pertemuan ini menjadi titik awal optimalisasi sumber daya lokal yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdampak,” ujar Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University, Handian Purwawangsa.

Dalam rapat tersebut, sejumlah agenda strategis mulai dirumuskan. Mulai dari sinkronisasi peran OVOC dan KDKMP dalam ekosistem bisnis desa, pengembangan model pilot project di desa-desa prioritas, hingga penyusunan roadmap kolaborasi jangka menengah dan panjang.

Agenda lainnya mencakup penguatan kemitraan multipihak yang melibatkan kampus, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas.

Pertemuan ini menegaskan komitmen IPB University dan Kementerian Koperasi untuk tidak sekadar membangun program, tetapi merancang sistem pemberdayaan desa yang terstruktur, terukur, dan berkelanjutan demi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kementerian Koperasi yang hadir dalam rapat tersebut menekankan pentingnya eksistensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga bisnis skala kecil, tetapi menjadi simpul ekosistem usaha yang mengelola seluruh rantai pasok, dari hulu hingga hilir.

Pertemuan ini juga dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan serta perwakilan Direktorat Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan.

Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi tersebut dan kesiapan berkontribusi sesuai bidang masing-masing.(ded)

Editor : Alpin.
#Koperasi Merah Putih #ekonomi desa #ipb university