Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ekspedisi Daendels Java La Grande Singgah di Kota Bogor, Boxies 123 Mall Jadi Titik Persinggahan

Fikri Rahmat Utama • Sabtu, 31 Januari 2026 | 12:50 WIB
Rombongan ekspedisi sejarah Daendels Java La Grande yang digagas komunitas Happy Go Lucky Overland (HGL) singgah di Boxies 123 Mall.
Rombongan ekspedisi sejarah Daendels Java La Grande yang digagas komunitas Happy Go Lucky Overland (HGL) singgah di Boxies 123 Mall.

RADAR BOGOR – Rombongan ekspedisi sejarah Daendels Java La Grande yang digagas komunitas Happy Go Lucky Overland (HGL) singgah di Boxies 123 Mall, Kota Bogor, Jumat 30 Januari 2026.

Persinggahan ini menjadi bagian dari perjalanan panjang napak tilas Jalan Raya Pos (De Grote Postweg) yang membentang dari Anyer hingga Panarukan.

Sebelumnya, seluruh peserta ekspedisi telah berkumpul di Menara Anyer KM 0 pada Kamis (29/1/2026) sebagai titik awal perjalanan.

Dari Anyer, rombongan bergerak menyusuri jalur non-tol menuju Bogor dengan mengikuti rute bersejarah peninggalan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels.

Konvoi ekspedisi terdiri dari sekitar 50 kendaraan, mulai dari SUV 4x4 hingga campervan yang telah dimodifikasi.

Sebanyak 120 peserta lintas generasi ikut ambil bagian dengan misi utama mengenalkan kembali nilai sejarah Jalan Raya Pos kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Penanggung jawab Happy Go Lucky Overland, Hauwke, menjelaskan ekspedisi ini terinspirasi dari perjalanan lintas Amerika Serikat melalui Route 66.

Menurutnya, Indonesia memiliki jalur bersejarah yang tidak kalah penting, bahkan lebih tua, yakni Jalan Raya Pos Anyer–Panarukan.

“Route 66 panjangnya hampir 4.000 kilometer dan dibuat sekitar 100 tahun lalu. Sementara Jalan Raya Pos dibangun lebih dari 200 tahun lalu sepanjang kurang lebih 1.000 kilometer. Ini aset sejarah besar yang harus terus diingat dan dijaga,” ujarnya.

Hauwke menegaskan, ekspedisi ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan upaya napak tilas dan refleksi sejarah.

Peserta diajak memahami nilai perjuangan di balik pembangunan Jalan Raya Pos yang hingga kini masih menjadi tulang punggung jalur transportasi di Pulau Jawa.

“Kita ingin sejarah ini tidak hilang. Jangan sampai bangunan dan jalur bersejarah tergeser oleh pembangunan modern tanpa makna. Heritage harus dirawat dan bisa menjadi aset wisata edukatif,” katanya.

Dalam perjalanan, rombongan sengaja memilih jalur non-tol agar dapat merasakan lintasan asli yang melewati kota-kota tua dan kawasan perkebunan.

Setelah singgah di Bogor, ekspedisi akan melanjutkan perjalanan menuju Bandung, Cirebon, Semarang, Lasem, Surabaya, hingga berakhir di Panarukan, Jawa Timur.

Kedatangan rombongan disambut oleh manajemen Boxies 123 Mall. General Manager Boxies 123 Mall, Hadi Wijaya, mengatakan pihaknya menyediakan fasilitas istirahat, makan malam, dan ibadah bagi peserta sebelum melanjutkan perjalanan dan berkemah di kawasan Puncak.

“Boxies kami konsepkan sebagai rumah komunitas. Jadi kami senang bisa menjadi titik persinggahan kegiatan yang membawa nilai edukasi dan pelestarian sejarah seperti ini,” ujar Hadi.

Menurut Hadi, Boxies 123 Mall memiliki area terbuka dan taman yang luas sehingga kerap menjadi lokasi berkumpul berbagai komunitas, mulai dari otomotif, olahraga, hingga hobi.
Ke depan, pihaknya akan terus mempertahankan konsep tersebut agar Boxies tetap menjadi ruang interaksi komunitas di Kota Bogor.

“Kami berharap peserta bisa kembali lagi bersama keluarga dan masyarakat juga semakin mengenal Boxies sebagai ruang publik yang ramah komunitas,” pungkasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #boxies 123 mall #ekspedisi