RADAR BOGOR – Gelaran musik jazz bertajuk Jazz Hujan yang ini sedang berlangsung di Kota Bogor, Sabtu, 31 Januari 2026 diproyeksikan memberikan dampak ekonomi bagi sektor kreatif dan pariwisata.
Berdasarkan data penjualan tiket, sekitar 30 persen penonton berasal dari luar daerah, mulai dari Jakarta, Tangerang, Surabaya, hingga mancanegara.
Ketua Penyelenggara Jazz Hujan Dinna Fajrina, mengatakan tingginya minat penonton dari luar Kota Bogor menunjukkan gaung acara ini telah melampaui wilayah lokal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mendorong pergerakan ekonomi lintas sektor.
“Yang membeli tiket Jazz Hujan ini bukan hanya warga Kota Bogor, sekitar 30 persen berasal dari luar kota, bahkan ada yang dari Singapura. Ini cukup mengejutkan dan membanggakan,” ujar Dinna saat konferensi pers, Sabtu, 31 Januari 2026.
Menurut Dinna, kehadiran penonton dari luar daerah memberikan efek berganda bagi perekonomian Kota Bogor, khususnya pada sektor kuliner, perhotelan, dan UMKM yang terlibat langsung maupun tidak langsung.
“Mereka datang ke Bogor, berkuliner di Bogor, dan sudah pasti menginap di Kota Bogor, kami ingin semua pihak bisa merasakan dampaknya, mulai dari pelaku bisnis, pelaku ekonomi kreatif, hingga UMKM,” katanya.
Jazz Hujan yang tengah digelar di Full Belly & Eats, Bogor Utara, mengusung konsep pertunjukan intimate dengan kapasitas 146 penonton dan telah mencatatkan penjualan tiket penuh atau sold out. Meski demikian, penyelenggara membuka peluang pengembangan konsep acara pada masa mendatang agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
“Ke depan sangat memungkinkan untuk dibuat lebih luas, bahkan outdoor. Kita akan coba konsep lagi sesuai dengan karakter Jazz Hujan,” jelas Dinna.
Selain menghadirkan musisi jazz nasional lintas generasi, Jazz Hujan juga dirancang sebagai wadah bagi musisi jazz lokal Kota Bogor untuk berkarya dan bertumbuh. Hingga kini, menurut Dinna, belum banyak event jazz berskala besar di Bogor yang secara khusus memberi ruang bagi musisi daerah.
“Ini langkah awal, kita merangkak dulu, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih besar dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Jazz Hujan berlangsung hingga malam hari dengan menampilkan kolaborasi musisi senior dan talenta muda, sekaligus memperkuat posisi Kota Bogor sebagai kota kreatif berbasis seni dan musik. (uma)
Editor : Eka Rahmawati