Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jadi Kebutuhan Mendesak, Pembangunan Trase Baru di Batutulis Kota Bogor Ditargetkan Maret 2026

Muhamad Rifki Fauzan • Minggu, 1 Februari 2026 | 11:21 WIB
Tim PUPR saat memperbaiki jalan yang retak di Jakan Saleh Dansasmita Batutulis.
Tim PUPR saat memperbaiki jalan yang retak di Jakan Saleh Dansasmita Batutulis.

RADAR BOGOR - Pembangunan trase baru di Batutulis, Kota Bogor dinilai jadi kebutuhan mendesak.

Masyarakat disebut telah lama menanti, apalagi mereka yang tinggal di sekitar Batutulis Kecamatan Bogor Selatan.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan kontruksi pembangunan trase baru di Batutulis merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pihaknya pun mengaku telah melayangkan surat agar pembangunan trase baru dipercepat. Jenal meminta agar prosesnya sudah dimulai pada awal bulan Maret 2026.

“Surat bertujuan untuk memastikan sebelum Maret kalau bisa itu (Trase baru Batutulis) sudah dibangun karena dampaknya sangat terasa,” jelas Jenal.

Jenal menuturkan jalan alternatif yang ada di Perumahan BNR dan Cipinang Gading saat ini sudah crowdit. Kepadatan arus lalu lintas tak lagi terbendung.

“Akses di BNR cukup crowdit di Pabuaran dan di Cipinang Gading sehingga kami butuh treatment dari pa Gubernur segera diperbaiki sebelum Maret,” beber Jenal pada awal media

Tidak hanya itu, Kota Bogor juga dikabarkan bakal menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Salah satu vanue dari acara tersebut berada di Bogor Selatan.

“Kebetulan Bogor jadi tuan rumah juga Porprov. Dan vanuenya ada di Bogor Selatan di Pamoyanan. Maka kemarin pa Sekda sudah mengirim surat, supaya dipercepat,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut menyampaikan progres pembangunan trase baru Batutulis. Hal ini ia sampaikan lewat laman instagram resminya.

Dedi menuturkan pihaknya telah mengalokasikan dana senilai Rp22,5 miliar untuk kontruksi trase baru Batutulis. Tahapannya sudah memasuki proses lelang.

“Mohon dukungannya agar segera proses lelangnya berjalan dengan lancar dan cepat tertangani," kata Dedi Mulyadi lewat laman instagram resminya.

Keterlambatan pembangunan trase baru Batutulis dipicu oleh beberapa faktor. Satu di antaranya karena ada faktor administrasi keuangan yang harus ditempuh.

“Untuk itu mohon dimaafkan atas keterlambatan penanganan karena faktor administrasi yang harus ditempuh dalam sistem tata kelola keuangan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” jelas Dedi.

Seperti diketahui, pembangunan trase baru Batutulis merupakan proyek kolaborasi antara Pemkot Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Keduanya memiliki peran berbeda. Pemprov Jabar berkewajiban untuk melakukan pembangunan kontruksi, sementara Pemkot Bogor mesti membebaskan lahan.

Tahapan pembebasan lahan ini sudah lama dilakukan. Bahkan lahannya sudah dibayar oleh Pemerintah Kota Bogor beberapa waktu lalu.

Lahan tersebut semula dimiliki oleh 3 warga. Luasnya mencapai 4.711 meter. Biaya yang dikeluarkan Pemkot Bogor untuk pembebasan lahan mencapai Rp19,991.500.000. (bay)

Editor : Yosep Awaludin
#kota bogor #Jenal Mutaqin #Batutulis