RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan kesiapan untuk menggelar tabligh akbar berskala besar di Stadion Pajajaran setelah proses pembangunannya rampung.
Hal itu disampaikan menanggapi wacana yang dilontarkan Pemimpin Majelis Syababul Kheir, Habib Mahdi bin Hamzah Assegaf di Gema Cinta Hari Lahir Syababul Khaeir di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu, 31 Januari 2026 malam.
Habib Mahdi sebelumnya mendorong agar Kota Bogor berani menggelar kegiatan keagamaan besar di stadion, sebagaimana yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Bogor di Stadion Internasional Pakansari.
“Di Kota Bogor ngiri dia masa dikasih di Kabupaten Bogor, kota dong, saya tantang kalau stadion itu nanti sudah jadi, berani gak bikin di Kota Bogor, silahkan Pak Dedi” ujarnya di hadapan ribuan jamaah.
Baca Juga: Harga Emas Bergejolak Tajam, Ini Saran Pengamat Ekonomi untuk Masyarakat
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menyampaikan bahwa pembangunan Stadion Pajajaran masih dalam proses. Ia menjelaskan, kondisi Kota Bogor berbeda dengan Kabupaten Bogor dari sisi wilayah dan jumlah kecamatan.
“Insyaallah, Bib, proses masih berjalan, tentu sedikit berbeda dengan Kabupaten Bogor yang luas, 40 kecamatan, kalau Kota Bogor hanya enam kecamatan,” katanya.
Meski demikian, Dedie menegaskan kegiatan keagamaan bersama Majelis Syababul Kheir selama ini berjalan aktif di Kota Bogor. Hampir setiap bulan, Majelis Syababul Kheir rutin menggelar tabligh akbar atau kegiatan sholawat di kawasan Alun-Alun Kota Bogor.
Dedie menambahkan, apabila Stadion Pajajaran telah rampung dibangun, Pemkot Bogor terbuka untuk memfasilitasi kegiatan tabligh akbar bersama Majelis Syababul Kheir sebagai bagian dari penguatan syiar keagamaan di Kota Bogor.
“Jadi jika nanti Stadion Pajajaran sudah jadi, mangga Bib,” pungkasnya. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati