RADAR BOGOR - Pembongkaran struktur bangunan pasar Bogor resmi dimulai. Ada dua alat berat yang dikerahkan untuk mendukung proses tersebut.
Pantauan di lokasi pembongkaran dimulai dari lantai atas Pasar Bogor. Tembok-tembok yang ada di lokasi tersebut perlahan mulai diratakan dengan dua alat berat.
Direktur Operasinal PPJ, Abdul Haris Maraden mengatakan pembongkatan struktur bangunan Pasar Bogor sudah dimulai sejak Minggu 1 Februari 2026.
“Jumat sampai Sabtu kemarin masih Mekanikal Elektrikal. Sementara pembongkaran struktur dimulai Minggu,” kata Haris pada Radar Bogor.
Haris menjelaskan pembongkatan struktur bangunan yang sudah berjalan berada di gedung Pasar Bogor. Sementara Plaza Bogor masih dihitung ulang kekuatannya.
“Sebetulnya pembongkaran dimulai dari plaza, tetapi setelah mengambil sampel, plaza dihitung ulang untuk menyesuaikan alat berat yang digunakan,” jelas Haris.
Di geudung Plaza Bogor pekerja masih membuat lubang. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan keluat masuk alat berat yang nantinya bisa digunakan.
Ada dua rentan waktu yang digunakan saat pembongkaran berlangsung. Dari pagi hingga pukul 18.00 WIB termasuk dalam pengerjaan yang berisik.
“Kerja yang berisik hanya sampai jam enam sore tapi yang tidak brisik sampai jam 22.00 WIB malam,” beber Haris saat dikonfirmasi lebih lanjut, Senin 2 Februari 2026 siang.
Pembongkaran pasar dan Plaza Bogor ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan. Pengerjaan dilakukan oleh pemenang lelang yakni PT Tami Raya Abadi.
Nilai lelang bongkaran mencapai Rp7,5 miliar. Pembongkaran struktur bangunan pasar dan Plaza Bogor sendiri bagian dari rentetan agenda pusat perbelanjaan bersejarah itu.
Direktur Utama PPJ, Jenal Abidin sempat membocorkan konsep revitalisasinya. Ia menjelaskan bangunan tersebut akan disulap lebih modern.
Jenal mengatakan di kawasan tersebut bakal disedikan fasilitas penginapan berupa hotel dan convention hall. Fasilitas tersebut telah tertuang dalam konsep revitalisasi pasar dan Plaza Bogor.
“Insya Allah kedepan Pasar dan Plaza Bogor agar menjadi gedung parkir, Convention hall, perhotelan, tenant-tenant kuliner, pasar tematik dan pasar bersih,” jelas Jenal.
Dengan konsep yang lebih modern itu, revitalisasi Pasar Bogor memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan ditaksir capai ratusan miliar.
“Lebih kurang Rp600 miliar. Konsep tadi masih terus kami matangkan. Tahun 2026 kita gas untuk beauty contest,” terang Jenal beberapa waktu lalu.
Pembangunan Pasar Bogor sendiri membutuhkan waktu selama 3 tahun. Warga pun diminta untuk bersabar, agar hasilnya sesuai dengan konsep yang direncanakan.
“Iya bisa sampai 3 tahun. Tentu dengan dibuat lebih modern ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah, Bogor jadi kota jasa dan wisata,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin