Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siap-Siap! Bunga Bangkai Raksasa Kebun Raya Bogor Bakal Mekar Sempurna Dua Hari Lagi

Dede Supriadi • Senin, 2 Februari 2026 | 13:52 WIB
Bunga Bangkai Raksasa tumbuh di kawasan Kebun Raya Bogor.
Bunga Bangkai Raksasa tumbuh di kawasan Kebun Raya Bogor.

RADAR BOGOR - Kabar gembira bagi warga Bogor dan para pencinta botani. Setelah menanti selama enam tahun sejak terakhir kali mekar pada 2020 silam, koleksi bunga bangkai raksasa, Amorphophallus titanum, kini kembali menunjukkan pesonanya di Kebun Raya Bogor (KRB).

Tak tanggung-tanggung, bunga bangkai raksasa ini diprediksi akan mencapai fase mekar sempurna dalam dua hari ke depan.

Berdasarkan pantauan terbaru Tim Hortikultura pada Senin 2 Februari 2026, tanaman bunga bangkai raksasa langka ini terpantau tumbuh sangat pesat.

Saat pertama kali ditemukan oleh tim koleksi dalam agenda sensus tanaman pada 26 Januari lalu, tingginya baru menyentuh angka satu meter. Namun, hanya dalam hitungan hari, ukurannya terus melesat.

"Saat ini sudah mencapai ketinggian 130 sentimeter atau 1,3 meter. Jika dirata-ratakan sejak 25 Januari, laju pertumbuhannya mencapai 10 hingga 12 sentimeter per hari," ungkap GM Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, Zaenal Arifin, kepada Radar Bogor, Senin 2 Februari 2026.

Menurut Zaenal, faktor cuaca di Kota Bogor yang belakangan ini mengombinasikan hujan dan panas menjadi "vitamin" alami bagi pertumbuhan bunga tersebut.

Kondisi ini membuat proses termogenesis (produksi panas dari fase jantan dan betina) berjalan lebih optimal.

Momen Langka yang Singkat

Meski bisa tumbuh hingga lebih dari tiga meter seperti kejadian tahun 2020, momen mekar sempurna bunga ini sangatlah singkat. Pihak pengelola pun mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan fenomena kolosal ini.

"Untuk estimasi mekar sempurna, kemungkinan terjadi dalam dua hari ke depan. Bagi penggemar Kebun Raya, silakan datang minggu ini agar momennya bisa terekam kamera," ajak Zaenal.

Meski demikian, mengingat statusnya yang langka dan sensitif, pihak manajemen telah memasang barrier atau pagar pembatas di lokasi bunga yang berada di kawasan tebingan, tak jauh dari area Air Kahuripan.

"Karena akan mengganggu pertumbuhannya, tangan tidak boleh terlalu dekat dengan bunga bangkai. Pagar telah dipasang sehingga pengunjung dapat melihat dari jarak aman yang telah diatur," katanya.

Tim Pemelihara Koleksi Mitra Natura Raya, Dendy, menjelaskan bahwa kemunculan bunga bangkai ini melewati proses yang sulit ditebak.

Dimulai dari fase dorman atau istirahatnya umbi di bawah tanah, hingga akhirnya masuk ke fase generatif seperti yang terjadi saat ini.

"Sekarang sudah masuk fase generatif. Jika kontur tanah terlalu lembab memang terganggu, tapi dengan cuaca sekarang, pertumbuhannya justru bisa lebih cepat," pungkas Dendy.

Bagi Anda yang ingin menjadi saksi sejarah mekarnya bunga raksasa ini, pastikan segera meluncur ke Kebun Raya Bogor sebelum si raksasa kembali "tidur" panjang. (ded)

Editor : Yosep Awaludin
#kebun raya bogor #bunga bangkai #botani