Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Imbas Jalan Batutulis Ditutup, Dishub Kota Bogor Buka Lagi Gerbang Pakuan Hill di Jam Tertentu

Fikri Rahmat Utama • Senin, 2 Februari 2026 | 16:10 WIB
Gerbang belakang Pakuan Hills, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.
Gerbang belakang Pakuan Hills, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

RADAR BOGOR – Penutupan sementara akses Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor, akibat keretakan badan jalan berdampak pada mobilitas warga.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) KotaImbas Jalan Batutulis Ditutup, Dishub Kota Bogor Buka Lagi Gerbang Pakuan Hill di Jam Tertentu Bogor membuka kembali gerbang belakang Perumahan Pakuan Hill sebagai jalur alternatif pada waktu tertentu.

Berdasarkan pengumuman resmi Dishub Kota Bogor, gerbang Pakuan Hill dibuka khusus bagi kendaraan roda dua pada pagi hari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Kebijakan ini mulai diberlakukan sejak Sabtu 31 Januari 2026.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor, Coki Irsanza Herza Rambe, mengatakan pembukaan kembali gerbang Pakuan Hill dilakukan sebagai langkah sementara untuk membantu kelancaran aktivitas warga yang terdampak penutupan Jalan Batutulis.

“Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, kami diminta berkoordinasi dengan pihak Perumahan Pakuan Hill. Alhamdulillah, pihak perumahan merespons baik dan menyetujui pembukaan gerbang belakang dengan catatan hanya untuk kendaraan roda dua,” katanya, Senin (2/1/2026).

Selain membuka akses Pakuan Hill, Dishub Kota Bogor juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif lain. Untuk kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), pengendara dapat melintas melalui Cipinang Gading atau dari Pabuaran masuk ke BNR dan keluar di Jalan Pahlawan. Sementara jalur Rancamaya dapat digunakan oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Coki menjelaskan, hasil peninjauan lapangan bersama Wali Kota Bogor pada Minggu (1/2/2026) juga menemukan opsi jalur lain di Rangga Pati dan Babakan Undak atau Pabuaran. Namun, jalur tersebut masih menunggu perbaikan dari PUPR karena adanya kerusakan disejumlah titik.

“Hambatan lalu lintas paling terasa terjadi pada pagi hari, terutama saat aktivitas antar-jemput anak sekolah di kawasan BNR. Ditambah kondisi musim hujan, banyak warga memilih menggunakan kendaraan pribadi sehingga volume kendaraan meningkat,” jelasnya.

Dishub Kota Bogor bersama petugas di lapangan terus melakukan pemantauan dan pengaturan lalu lintas. Di beberapa titik, seperti Cipinang Gading, sistem buka-tutup sempat diterapkan dengan bantuan warga setempat untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

Terkait wacana pembukaan terbatas Jalan Batutulis, Coki menegaskan opsi tersebut belum dapat diterapkan. Usulan sistem buka-tutup atau pembukaan dua arah dinilai masih berisiko karena kondisi konstruksi jalan yang belum stabil.

“PUPR menyampaikan saat proses perbaikan masih terjadi longsoran kecil di bawah badan jalan karena terindikasi adanya patahan aliran air. Demi keselamatan, jalan tetap ditutup sampai ada kajian dan asesmen teknis mendalam dari Balai Teknik Perkeretaapian,” pungkasnya. (uma)

Editor : Alpin.
#kota bogor #Jalan Saleh Danasasmita #Batutulis