RADAR BOGOR - Proses lelang trase baru di Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, tak kunjung dilakukan.
Pemkot Bogor dan Pemprov Jabar hingga saat ini ‘masih’ melakukan persiapan.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan pihaknya sudah melaksanakan rapat dengan Pemprov Jabar pada Senin, 2 Februari 2026 lalu.
“Agenda rapatnya yaitu pembahasan sinkronisasi perencanaan pembangunan jalan dan persiapan lelang, itu waktu kemarin Senin,” jelas Esti pada Radar Bogor.
Di hari yang sama Pemprov Jabar melalui UPTD 1 Ciranjang juga turut meninjau lokasi pembangunan trase baru di Kelurahan Batutulis.
Hasil peninjauannya pun dinilai tidak memberi angin segar. Esti mengatakan masih ada dokumen perencanaan yang harus disiapkan oleh Pemerintah Kota Bogor.
“Iya dokumen perencanaan. Itu dokumennya masih ada di kita. Insya allah dua minggu selesai,” kata Esti saat dikonfirmasi lebih lanjut, Rabu 4 Febuari 2026 siang.
Esti berharap pembangunan trase baru atau pengganti Jalan Saleh Dansasmita bisa dimulai pasca lebaran Idul Fitri. Semua proses lelang bakal diselesaikan dalam waktu dekat.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan pembangunan trase baru jadi kebutuhan mendesak. Apalagi akses motor di Jalan Saleh Danasasmita kini ditutup imbas retak.
Dedie meminta kepada Dinas PUPR Kota Bogor untuk intens melakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar. Tujuannya agar pembangunan trase baru bisa direalisasikan.
“Jadi ini memang jadi hambatan kita melayani masyarakat pinginnya cepet tapi terkendala permasalahan administrasi,” terang Dedie pada awak media.
Seperti diketahui, pembangunan trase baru Batutulis merupakan proyek kolaborasi antara Pemkot Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Keduanya memiliki peran berbeda. Pemprov Jabar berkewajiban untuk melakukan pembangunan kontruksi, sementara Pemkot Bogor mesti membebaskan lahan.
Tahapan pembebasan lahan ini sudah lama dilakukan. Bahkan lahannya sudah dibayar oleh Pemerintah Kota Bogor beberapa waktu lalu.
Lahan tersebut semula dimiliki oleh 3 warga. Luasnya mencapai 4.711 meter. Biaya yang dikeluarkan Pemkot Bogor untuk pembebasan lahan mencapai Rp19,991.500.000.(bay)
Editor : Alpin.