Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Adopsi Konsep Otista, Panjang Jembatan di Jalan R3 Kota Bogor Direncanakan Capai 60 Meter

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 5 Februari 2026 | 16:33 WIB
Kendaraan melintas di Jalan R3 (Regional Ring Road) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis 5 Februari 2025.
Kendaraan melintas di Jalan R3 (Regional Ring Road) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Kamis 5 Februari 2025.

RADAR BOGOR - Rencana pembangunan jemabatan di Jalan Regional Ring Road, Kota Bogor, kian matang. Pemerintah Kota Bogor bakal mengadopsi kontruksi bangunan seperti Jembatan Otista.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan panjang jembatan direncanakan mencapai 60 meter dengan lebar 32 meter. Ini akan menghubungkan beberapa wilayah.

“Ini akan menghubungkan dari wilayah Katulampa Buled sampai area Kuntum di Sindangrasa. Panjangnya hampir sama dengan Otista yaitu 60 meter,” jelas Dedie.

Dedie menuturkan rencana tersebut telah dituangkan dalam Detail Enginering Design (DED). Pada tahun pihaknya akan fokus mematangkan proses tersebut.

“Iya target tahun ini kita matangkan dulu DED jembatannya. Setelah itu baru kita minta rekomteck dari Kementrian PU pusat,” jelas Dedie pada awak media.

Rekometeck disebut Dedie jadi hal yang sangat penting. Tujuannya untuk mendapat sokongan dana dari Pemerintah Pusat ataupun pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Supaya apabila nanti anggarannya sudah memadai tentu kita akan dorong juga partisipasi pemerintah pusat atau provinsi untuk mewujudukan jembatan R3,” bebernya.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kota Bogor juga akan melakukanbetonisasi sepanjang 650. Akses ini menghubungkan Katulampa Buled hingga pinggir aliran Sungai Ciliwung.

“Iya dari yang sekarang (Katulampa Buled) sampai ke pinggir Sungai Ciliwung. Panjang lebih kurang 650 meter,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih.

Pembangunan Jalan R3 sendiri ditopang dengan anggaran yang tidak sedikit. Bahkan nilainya mencapai puluhan miliar dan ini mesti melalui tahapan lelang.

“Nilainya kurang lebih sekitar Rp20 Miliar dianggarkan yang betonisasi sepanjang 650 meter, kalau yang 350 meter mah kan sudah akhir tahun lalu, nilainya Rp8 miliar” bebernya.

Esti memastikan betonisasi sepanjang 650 meter bakal dimulai tahun ini. Pihaknya pun sudah melaksanakan pembebasan lahan bahkan telah dikonsiniyasikan.

“Jadi kalau sudah konsiniasi tidak bisa menambah, kecuali mereka memang mereka mengajukan gugatan ke pengadilan, dan itu yang memutuskan pengadilan,” jelas Esti.

Pembangunan Jalan R3 sendiri disebut Esti bertujuan untuk kepentingan umum. Sehingga Estu berharap para pemilik lahannya dapat menerima dengan legowo.

“Kami sudah sosialisasikan kesana dan mereka sudah faham dan mudah mudahan mereka mau menerima terkait dengan pembangunan jalan ini,” pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#kota bogor #otista #Jalan R3