Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sering Dipakai PKL Berjualan, KWH Meter di Trotoar Jalan MA Salmun Ternyata Sudah 16 Tahun

Muhamad Rifki Fauzan • Jumat, 6 Februari 2026 | 23:24 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi saat menertibkan kabel listrik yang biasa digunakan PKL untuk berjualan.
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin dan Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi saat menertibkan kabel listrik yang biasa digunakan PKL untuk berjualan.

RADAR BOGOR - Keberadan KWH Meter di trotoar Jalan MA Salmun Kota Bogor menuai sorotan. Alat tersebut kerap digunakan oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) untuk berjualan.

Temuan itu mengemuka saat Pemkot Bogor menggelar program Jumsih, Jumat, 6 Februari 2026 dan keberadaan KWH Meter dinilai jadi pemicu PKL leluasa berjualan saat malam hari.

Menanggapi temuan tersebut PT PLN akhirnya buka suara dan membenarkan bahwa KWH Meter di kawasan MA Salamun memang milik pelanggan PLN.

“Itu milik pelanggan PLN yang sudah ada sebelum dilakukan penertiban di lokasi,” kata Asistant Manager Keuangan dan Umum PT PLN Persero UP3 Bogor, Ary Brata Yuniarta.

Ary menjelaskan KWH Meter tersebut bukan pemasangan baru, jika mengacu pada sistem PLN, KWH meter yang ada di Jalan MA Salmun sudah ada sejak belasan tahun lalu.

“KWH Meter tersebut bukan pemasangan baru, dalam sistem PLN sudah terdaftar sejak tahun 2010 dan 2015,” beber Ary saat dikonfirmasi Radar Bogor, Jumat, 6 Februari 2026.

PLN disebut Ary amat memahami kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan KWH meter tersebut dan pun meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi.

“PLN senantiasa berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk pembangunan kota Bogor,” ujar Ary.

PLN tengah menelusuri terkait izin awal pemasangan KWH Meter di MA Salmun dan siap bertindak tegas apabila tidak ada kesesuaian dalam pemakaian daya.

“Dari PLN tentunya akan melakukan penertiban dan pengamanan bila memang terdapat ketidaksesuaian dalam pemakaian daya,” ucap Ary saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Untuk KWH Meter di MA Salmun saat ini sudah langsung dicabut oleh PLN, Ary menyebut pihaknya akan selalu mendukung program pemerintah daerah.

“Iya suda dilakukan penertiban oleh unit terkait, sesuai dengan arahan pa Wakil Wali Kota Bogor, PLN siap mendukung demi kemajuan dan Bogor yang lebih baik,” pungkasnya.(bay)

Editor : Eka Rahmawati
#jalan ma salmun #kota bogor #KwH meter #trotoar #pkl