Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bocorkan Strategi Jalan R3 untuk Urai Kemacetan Kota Bogor, Wali Kota Dedie Rachim: Kendaraan dari Cibinong, Ciawi Semuanya Lewat SSA

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 10 Februari 2026 | 08:05 WIB
Wali Kota Bogor, Dedi Rachim menjelaskan strategi pembangunan jalan R3.
Wali Kota Bogor, Dedi Rachim menjelaskan strategi pembangunan jalan R3.

RADAR BOGOR - Wali Kota Bogor Dedie Rachim membeberkan upaya percepatan penyelesaian Jalan Regional Ring Road (R3) sebagai solusi jangka panjang mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Bogor, khususnya arus kendaraan dari kawasan Cibinong, Ciawi, hingga jalur Sukabumi–Cianjur.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menjelaskan, kepadatan lalu lintas di pusat kota saat ini dipengaruhi oleh besarnya volume kendaraan dari wilayah penyangga yang melintas melalui Sistem Satu Arah (SSA) di sekitar Kebun Raya Bogor.

"Kemacetan di Kota Bogor yang sekarang terasa, sebetulnya semua kendaraan dari Cibinong, Ciawi semuanya lewat SSA," jelas Dedie Rachim kepada Radar Bogor.

Dedie Rachim menyampaikan, proyek Jalan R3 sebenarnya telah direncanakan sejak 2009 dan mulai dibuka pada 2019.

Namun dalam perjalanannya, terdapat berbagai kendala yang menghambat pengoperasian penuh ruas jalan tersebut.

Mulai persoalan pertanahan hingga perubahan fungsi lahan.

Menurut Dedie Rachim, Pemerintah Kota Bogor secara bertahap mengurai persoalan tersebut.

Termasuk, menyelesaikan proses konsinyasi di pengadilan, menata kembali lahan yang berubah menjadi tempat pemakaman umum.

Termasuk, memindahkan sejumlah fungsi yang menghalangi pembangunan infrastruktur.

Dedie Rachim menuturkan, fokus berikutnya adalah menuntaskan konektivitas ruas Parung Banteng hingga Wangun.

Pemerintah juga akan melanjutkan pembebasan lahan dari Parung Banteng menuju Katulampa di kawasan Sungai Ciliwung.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkot Bogor membuat Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan jembatan di atas Sungai Ciliwung yang akan menghubungkan Katulampa dengan kawasan Tajur.

Setelah itu, jelas Dedie Rachim, pembebasan lahan dari Kuntum Tajur menuju Wangun akan kembali dilanjutkan.

Dedie Rachim menilai, jika seluruh rangkaian jalan R3 dapat terhubung, maka beban lalu lintas di Jalan Tajur dan kawasan Pajajaran akan berkurang signifikan.

Arus kendaraan dari arah Sukabumi, Cianjur, maupun Puncak tidak lagi harus masuk ke pusat kota melalui SSA, melainkan bisa dialihkan dari Wangun menuju Katulampa, Panduraya, hingga keluar di kawasan Jambu Dua.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim juga mengungkapkan, akan dilakukan pelebaran dan penyodetan jalur di Jambu Dua agar koneksi dari Jalan R3 semakin lancar, termasuk membuka akses dari kawasan Kaum Sari yang dapat tembus hingga Cibuluh.

Dengan penyelesaian proyek tersebut, Dedie Rachim berharap, sistem jalan lingkar ini mampu menjadi solusi efektif untuk mengurai kemacetan kronis sekaligus memperbaiki mobilitas warga dan pendatang di Kota Hujan. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #Dedie Rachim #Jalan R3