Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pertama di Kota Bogor, Rumah Sakit Nuraida Hadirkan Teknologi Bayi Tabung

Fikri Rahmat Utama • Selasa, 10 Februari 2026 | 16:21 WIB
Peresmian Nuraida IVF Center di Rumah Sakit Nuraida, Kota Bogor, Selasa, 10 Februari 2026.
Peresmian Nuraida IVF Center di Rumah Sakit Nuraida, Kota Bogor, Selasa, 10 Februari 2026.

RADAR BOGOR – Rumah Sakit Nuraida resmi menghadirkan layanan teknologi bayi tabung melalui pembukaan Nuraida IVF Center, Selasa, 10 Februari 2026.

Kehadiran fasilitas yang pertama di Kota Bogor ini diharapkan menjadi solusi bagi pasangan suami istri (Pasutri) yang mengalami kesulitan mendapatkan keturunan.

Spesialis Fertilitas Nuraida IVF Center, dr. Syamsu Rijal, menjelaskan klinik bayi tabung ini hadir dengan teknologi terbarukan dan canggih. Layanan yang diberikan tidak hanya sebatas program bayi tabung, tetapi juga mencakup fertility preservation atau preservasi kesuburan.

“Ini adalah yang pertama di Kota Bogor, insyaallah, kami hadir dengan teknologi terbarukan, selain program bayi tabung, kami juga menyediakan layanan preservasi kesuburan,” ujarnya.

Ia menerangkan, layanan preservasi kesuburan dapat dimanfaatkan oleh perempuan karier yang ingin menunda pernikahan atau kehamilan dengan menyimpan sel telur melalui metode pembekuan, sebab kualitas sel telur secara alami akan menurun signifikan setelah usia 35 tahun.

Selain itu, layanan tersebut juga diperuntukkan bagi pasien wanita yang harus menjalani kemoterapi atau radiasi akibat penyakit keganasan seperti kanker. Terapi tersebut berisiko merusak sel telur sehingga penyimpanan sel telur sebelum pengobatan menjadi langkah penting untuk menjaga peluang kehamilan di kemudian hari.

“Setelah pasien sembuh, sel telur yang sudah dipreservasi masih bisa digunakan,” jelasnya.

RS Nuraida menghadirkan IVF Package dengan dua pilihan layanan, standard Package ditawarkan dengan harga Rp65 juta, mencakup tindakan ovum pick up, laboratorium embriologi, embrio transfer, obat stimulasi, serta obat pascatindakan. Paket ini menggunakan dosis obat hingga 1.800 IU, tetapi belum termasuk pemeriksaan laboratorium, konsultasi, dan USG fertilitas.

Sementara itu, Complete Package dibanderol Rp79 juta dengan layanan yang lebih lengkap, paket meliputi konsultasi dan USG fertilitas sebanyak lima kali, seluruh tindakan utama bayi tabung, pemeriksaan laboratorium suami dan istri, pembekuan embrio dan sperma, serta fasilitas penyimpanan embrio dan sperma gratis selama tiga bulan.

Pemakaian dosis obat hingga 3.000 IU sudah termasuk dalam paket, begitu juga dengan pemeriksaan laboratorium, konsultasi, dan USG fertilitas. Untuk informasi lebih lengkap, masyarakat dapat langsung menghubungi RS Nuraida.

Direktur Utama PT Nuraida, dr. Lukman Hakim Muchsin, menambahkan pendirian Nuraida IVF Center dilatarbelakangi oleh belum adanya layanan bayi tabung di wilayah kota dan Kabupaten Bogor hingga Cianjur dan Sukabumi. Padahal, angka infertilitas terus mengalami peningkatan.

“Dulu angka infertilitas sekitar 12 sampai 15 persen, sekarang sudah mencapai 17,5 persen,” katanya.

Menurutnya, tidak semua kasus ketidaksuburan harus ditangani dengan bayi tabung, tetapi pada kondisi tertentu seperti saluran tuba yang rusak atau kualitas sperma yang kurang kuat, teknologi bayi tabung menjadi pilihan medis yang tepat.

Ia juga mengungkapkan izin operasional Nuraida IVF Center baru terbit beberapa hari sebelum grand opening setelah melalui proses verifikasi ketat oleh Kementerian Kesehatan, Perhimpunan Fertilitas In Vitro Indonesia (PERFITRI), serta perhimpunan embriolog.

“Setelah semua tahapan dan checklist terpenuhi, izin baru dikeluarkan. Saat ini sudah ada pasien yang mulai mempersiapkan program,” ujarnya.

Dari sisi etika dan regulasi, dr. Lukman menegaskan layanan bayi tabung hanya diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang sah. Hal tersebut dibuktikan dengan kepemilikan buku atau surat nikah, sesuai dengan kaidah agama dan peraturan negara.

“Ini khusus Pasutri, kami memegang teguh etika medis, hukum agama, dan regulasi yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengapresiasi kehadiran Nuraida IVF Center sebagai solusi kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, warga Bogor yang mengalami masalah kesuburan kini tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.

“Teknologi ini luar biasa karena tidak hanya menyelesaikan masalah infertilitas, tetapi juga membantu preservasi sel telur dan sperma bagi pasien dengan kondisi medis tertentu,” kata Dedie.

Ia berharap kehadiran Nuraida IVF Center tidak hanya memberikan manfaat kesehatan, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian daerah melalui pengembangan pariwisata medis di Kota Bogor.(uma)

Editor : Eka Rahmawati
#kota bogor #bayi tabung #Rumah Sakit Nuraida