Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tambah Dua Koridor Baru Biskita Transpakuan, Pemkot Bogor Jajaki Kerja Sama dengan Investor

Muhamad Rifki Fauzan • Selasa, 10 Februari 2026 | 21:36 WIB
Biskita Transpakuan terparkir di Terminal Bubulak, Kota Bogor.
Biskita Transpakuan terparkir di Terminal Bubulak, Kota Bogor.

RADAR BOGOR - Rencana penambahan dua koridor baru Biskita Transpakuan semakin menguat, Pemerintah Kota Bogor mulai menjajaki kerja sama dengan investor.

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan dua koridor yang dimaksud ialah K3 dan K4 yang mana masing-masing memiliki rute atau trayek berbeda.

Dedie menyebut kerja sama tersebut menjadi penting, sebab skema awal operasional dua koridor baru ini tidak disubsidi.

"Jadi sedang kita tawarkan ke beberapa calon investor yang berminat, skema awalnya non subsidi," ujar Dedie kepada Radar Bogor, Selasa, 10 Februari 2026.

Salah satu investor juga sudah dikantongi namanya, tetapi Dedie enggan berkomentar banyak terakait perusahaan yang siap melakukan investasi.

"Sudah ada yang melakukan proses menghitung namun kita tunggu saja hasilnya," kata Dedie saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Pemerintah Kota Bogor juga turut membuka opsi untuk kembali mensubsidi dua koridor baru itu tetapi proses penghitungannya mesti cermat.

"Harus dihitung secara cermat bila bersubsidi," kata Dedie.

Bila tanpa subsidi, biaya perjalanan Biskita diperkirakan diperkirakan mencapai Rp12.000 hingga Rp14.000 per sekali jalan.

Angka tersebut jauh dari tarif yang berlaku saat ini, yakni sebesar Rp4.000 dengan dukungan subsidi Pemerintah Kota Bogor.

Apabila dua koridor baru ini resmi beropereasi maka layanan Biskita Transpakuan telah mencapai enam koridor.

Adapun empat koridor yang saat ini sudah beroprasi yakni Koridor K1 dengan rute Bubulak hingga Cidangiang berikutnya K2 Bubulak sampai Ciawi.

Sementara Koridor K5 melayani rute Ciparigi hingga Stasiun Bogor dan terakhir Koriodor K6 melintas dari Parungbanteng hingga Stasiun Bogor.

Penambahan koridor Biskita Transpakuan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, rencana ini dinilai dapat mendukung wacana kebijakan Jaklingko.

Pengamat Tata Kota Yayat Supriatna mengatakan Biskita Transpakuan dapat menjadi tulang punggung moda transportasi di Kota Bogor.

“Kalau dua koridor yaitu 3 dan 4 sudah berjalan nantikan dia bisa menggantikan angkot 02 yang lewat ke Surken atau Sukasari, sehingga mesti ditambah dulu koridornya,” kata Yayat. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #Transpakuan #Biskita