Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Progres LRT ke Bogor Masih Bertahap, Wali Kota Dedie Rachim Nilai Bisa Jadi Solusi Atasi Kepadatan Jagorawi

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 12 Februari 2026 | 10:48 WIB
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim memaparkan manfaat LRT untuk atasi kemacetan arus kendaraan.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim memaparkan manfaat LRT untuk atasi kemacetan arus kendaraan.

RADAR BOGOR - Perkembangan proyek Light Rail Transit (LRT) menuju Bogor, menurut Wali Kota Bogor Dedie Rachim, masih berjalan secara bertahap mengikuti prioritas pemerintah pusat.

Meski belum menjadi fokus utama saat ini, Dedie Rachim menilai, LRT tetap menjadi solusi strategis untuk mengurangi kepadatan kendaraan di Tol Jagorawi.

Dedie Rachim menjelaskan, pembangunan LRT saat ini lebih diprioritaskan pada jaringan di wilayah Jakarta, mulai dari Kelapa Gading, Rawamangun, hingga terhubung ke kawasan Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Jalur-jalur tersebut menjadi tahap awal pengembangan sebelum ekspansi ke wilayah lain, termasuk Bogor.

Dedie Rachim mengungkapkan, berdasarkan data yang pernah diperolehnya dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), volume kendaraan di Tol Jagorawi dalam kurun waktu 24 jam dapat mencapai sekitar 600 ribu kendaraan dari berbagai akses, termasuk Jakarta, Ciawi, Cibubur, Bogor, hingga Cimanggis.

Angka tersebut, kata Dedie Rachim, mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat di koridor tersebut.

Menurut Dedie Rachim, kepadatan lalu lintas di Tol Jagorawi sering kali membuat perjalanan ke Jakarta menjadi tidak efisien.

Bahkan, sambung Dedie Rachim, ketika berangkat lebih awal.

Kondisi ini menunjukkan, perlunya moda transportasi alternatif yang mampu mengalihkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan massal.

Dedie Rachim menilai, KRL Commuter Line belum sepenuhnya menjawab kebutuhan sebagian komuter.

Terutama, yang memiliki tujuan akhir di pusat pemerintahan atau kawasan tertentu di Jakarta yang tidak langsung terhubung dengan jalur rel eksisting.

Karena itu, Dedie Rachim berpandangan, kehadiran LRT yang terintegrasi hingga Bogor dapat menjadi salah satu solusi untuk memindahkan sebagian pengguna kendaraan pribadi dari Tol Jagorawi ke transportasi publik berbasis rel.

"Makanya, kalau menurut saya sih untuk bisa mengalihkan para komuter yang menggunakan kendaraan pribadi lewat Jagorawi itu LRT," jelas Wali Kota Dedie Rachim kepada Radar Bogor.

Lebih lanjut Dedie Rachim mengatakan, kesiapan infrastruktur LRT ke depan akan sangat menentukan upaya mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan efisiensi mobilitas warga Bogor yang bekerja di Jakarta dan sekitarnya. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#wali kota bogor #lrt #commuter line #Dedie Rachim #tol jagorawi #light rail transit