RADAR BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, mendesak Kementerian PU segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap kerusakan jalan di ruas Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor.
Desakan tersebut disampaikan menyusul ditemukannya kondisi jalan amblas dan berlubang di kawasan jalur padat tersebut yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Rozi menegaskan, penanganan tidak boleh hanya bersifat tambal sulam, melainkan harus dilakukan secara komprehensif pada seluruh titik kerusakan.
“Jalan Sholeh Iskandar merupakan salah satu jalur tersibuk dan menjadi urat nadi aktivitas ekonomi antarwilayah dan antarprovinsi. Karena itu penanganannya harus cepat, tepat, dan menyeluruh,” ujarnya saat meninjau jalan ambles, Jumat 13 Februari 2026.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, lubang yang terjadi bukan sekadar kerusakan permukaan. Jalan disebut sudah ambles dengan kedalaman diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2 meter dan panjang hampir dua meter.
Menurut Rozi, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius karena status Jalan Sholeh Iskandar merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
Meski begitu, ia tetap mengapresiasi langkah cepat Dinas PUPR Kota Bogor yang telah melakukan penanganan sementara dengan menutup lubang menggunakan terpal serta memasang pembatas jalan untuk mencegah air hujan masuk dan mengurangi risiko kecelakaan.
“Saya mengapresiasi langkah cepat PUPR Kota Bogor. Namun kami berharap perbaikan permanen segera dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas,” katanya.
Rozi menuturkan, banyak laporan masyarakat yang masuk kepadanya terkait kerusakan di jalur tersebut.
Terlebih, wilayah itu merupakan daerah pemilihannya sehingga ia langsung meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan jajaran PUPR Kota Bogor.
Ia menilai, meskipun secara regulasi bukan kewenangan pemerintah kota, Dinas PUPR Kota Bogor tetap memiliki peran dalam penanganan darurat serta menjembatani koordinasi dengan pemerintah pusat.
Saat peninjauan, Rozi melihat tim terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan penutupan sementara serta rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan.
Lebih lanjut, ia menyebut persoalan jalan rusak sebenarnya sudah menjadi perhatian sejak sebelum musim hujan.
Dalam sejumlah rapat kerja dengan dinas terkait hingga DPRD Provinsi, ia telah menyampaikan perlunya atensi pemerintah pusat terhadap kondisi jalan di Kota Bogor, termasuk ruas Sholeh Iskandar.
"Saya lihat ada juga kerusakan di beberapa titik lain seperti arah Semplak dan Bubulak yang merupakan jalur padat aktivitas masyarakat," ungkapnya.
Ke depan, DPRD Kota Bogor akan kembali berkoordinasi dengan Dinas PUPR serta pihak provinsi agar persoalan ini segera mendapat prioritas penanganan.
Terlebih, mobilitas warga diperkirakan meningkat menjelang Ramadan sehingga kondisi jalan yang aman menjadi kebutuhan mendesak. (uma)
Editor : Alpin.