RADAR BOGOR - Pelaku UMKM di Kota Bogor didorong melek digital. Langkah ini tertuang dalam workshop Balai Kreatif di Auditorium Perpustakaan Kota Bogor.
Worksop diinisiasi oleh REKA Bogor dan Jobstreet by Seek. Materi yang dibahas strategi penggunaan AI dalam pemasaran dan rekruitmen pegawai.
Ketua REKA Bogor, Georgian Marcelo menjelaksan AI mesti dipandang sebagai alat penguat bisnis. Teknologi ini bukan lagi sekadar ancaman.
“Menurut saya AI adalah tools yang bisa kita manfaatkan untuk meningkatkan usaha kita. Mulai dari sisi digital marketing sampai urusan HR,” jelas Georgian.
Untuk itu para pelaku UMKM diajak untuk mengubah cara pandangnya. AI bukan lagi sekadar perlu atau tidak tapi siapa yang paling cepat dalam beradaptasi.
“Dalam ekosistem bisnis kreatif yang kompetitif, kecepatan belajar menjadi kunci bertahan,” terang Georgian dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15 Februari 2026.
Sementara itu Head of Partnership Jobstreet by SEEK Indonesia, Eka Kurniawan menyebut masih banyak pelaku UMKM yang melakukan rekrutmen secara konvensional.
Akibatnya, proses penyaringan kandidat calon pekerja tidak efisien. Padahal, UMKM merupakan penyerap 97 persen tenaga kerja di Indonesia.
Atas dasar itu, Jobstreet by SEEK Indonesia menawarkan solusi rekrutmen berbasis AI untuk membantu proses attract, search, and match kandidat.
“Dengan lebih dari 20 juta kandidat terdaftar dan lebih dari satu juta iklan lowongan dalam setahun di Indonesia, platform ini menghadirkan fitur estimasi kandidat high-fit,” terangnya.
Di sisi lain, pemanfaatan AI dalam pemasaran digital juga diperkenalkan dalam workshop. Materi ini disampaikan oleh Business Development Lead Terra AI, Muhammad Faras
Faras menjelaskan teknologi dapat membantu UMKM menghemat biaya produksi konten sekaligus mempercepat distribusi pesan ke pasar.
“Teknologi tidak menggantikan kualitas produk, melainkan mempercepat penyampaiannya ke pasar. Tools seperti ChatGPT, Gemini, Canva, CapCut, hungga Google Analytics bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.(bay)
Editor : Alpin.