Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kekurangan Personel, Dinas Damkar Kota Bogor Maksimalkan 100 Anggota untuk Layani 1,2 Juta Warga

Lucky Lukman Nul Hakim • Selasa, 17 Februari 2026 | 07:28 WIB
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto menjelaskan jumlah personel yang ada di bawah kendalinya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto menjelaskan jumlah personel yang ada di bawah kendalinya.

RADAR BOGOR - Keterbatasan jumlah personel masih menjadi tantangan bagi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Bogor, dalam memberikan layanan optimal kepada masyarakat.

Dengan total hanya 100 anggota, rasio ideal dinilai masih jauh dari standar kota maju.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto mengungkapkan, total personel yang dimiliki saat ini berjumlah 100 orang.

Jumlah tersebut merupakan gabungan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga paruh waktu.

Ia menjelaskan bahwa dari total tersebut, sebanyak 61 orang merupakan PNS, sementara sisanya terdiri dari PPPK paruh waktu.

Seluruh personel tersebut, kini telah diakui secara administratif oleh negara, karena data kepegawaiannya sudah tercatat secara nasional.

Menurut Agung, meskipun secara jumlah masih tergolong kurang, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan sumber daya yang ada.

Ia menilai, jika mengacu pada rasio ideal di negara maju, jumlah personel Damkar Kota Bogor masih jauh dari memadai.

Sebagai perbandingan, kota seperti New York dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa memiliki sekitar 10.000 personel pemadam kebakaran, atau rasio 1 banding 1.000.

Sementara itu, DKI Jakarta yang memiliki jumlah penduduk hampir setara hanya memiliki sekitar 3.600 personel.

Dengan jumlah penduduk Kota Bogor yang mencapai 1,2 juta jiwa, idealnya dibutuhkan sekitar 1.000 personel pemadam kebakaran.

Namun, keterbatasan anggaran dan sumber daya manusia menjadi kendala utama untuk mencapai angka tersebut.

"Secara penganggaran, itu belum bisa kita lakukan," ujar Agung kepada Radar Bogor di Mako Dinas Damkar Sukasari.

Meski demikian, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal dengan mengoptimalkan tiga pos yang tersedia, yaitu Pos Sukasari, Pos Cibuluh, dan Pos Yasmin.

Upaya ini dilakukan agar respons terhadap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya tetap dapat berjalan cepat dan efektif, meskipun dengan keterbatasan jumlah personel yang ada. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#kota bogor #pppk #Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor #pns