RADAR BOGOR - Aksi bentrok antar remaja jadi perhatian serius Polresta Bogor Kota selama Ramadhan 2026. Aktivitas ini dinilai mengganggu masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro menegaskan pihaknya akan gencar melaksanakan patroli. Langkah ini bagian dari upaya prefentif untuk menciptakan Kamtibmas dan mencegah aksi bentrok.
“Patroli akan tetap kami laksanakan. Akan saya lakukan dari hulu hingga ke hilir. Hilirnya adalah patroli sebagai langkah perventif terhadap aksi bentrok,” tegas Kombes Pol Rio pada awak media.
Baca Juga: Maling Motor Subuh-Subuh Beraksi di Rumpin Bogor Kepergok Warga, Kendaraan Pelaku Dibakar Massa
Kombes Pol Rio menjelaskan gangguan Kamtibmas termasuk aksi bentrok di dalamnya disebabkan oleh beberapa faktor. Pertana yaitu karena minimnya penghasilan.
Dan yang kedua, imbas mengkonsumsi obat terlarang. Rio berkomitmen pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk menzerokan peredaran obat terlarang di Kota Bogor.
Polresta Bogor Kota disebut Rio akan turut memberentas seluruh kios-kios yang masih nekat menjual obat terlarang. Barang ini dinilai jadi biang kerok tindak kriminal.
“Peredaran obat ini cukup berat. Saya akan menzerekokan tramadol. Siapapun dibelakangnya dia saya tidak akan pernah takut,” tegas Rio.
Rio mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjalankan misi tersebut. Pihaknya membuka diri jika warga menemukan kios-kios yang disinyalir menjual obat terlarang.
“Silahkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Tentu kami akan merasa terbantu. Ketika itu ada laporkan saja,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin